JAKARTA - Pemerintah Indonesia kini menghadirkan solusi baru pembayaran tol kepada masyarakat. Dengan menggunakan Teknologi Multi Lane Free Flow (MLFF) atau jalan tol nir sentuh.
MLFF merupakan inovasi terbaru yang memungkinkan pengendara untuk membayar tol secara otomatis tanpa perlu berhenti di loket pembayaran,menggunakan uang tunai ataupun mengetuk menggunakan kartu.
Dengan menggunakan Multi Lane Free Flow (MLFF) ini, masyarakat dapat melewati perjalanan tanpa ada kemacetan dan antrean di gerbang tol.
Sistem dari teknologi Multi Lane Free Flow (MLFF) berlaku untuk semua jenis kendaraan,sehingga pengendara dapat menikmati kemudahan dalam melakukan pembayaran tol.
Pembayaran tol tanpa sentuhan menggunakan Global Navigation Satellite System (GNSS) melakukan transaksi melalui aplikasi Cantas yang dintegrasikan dengan data ERI (Electronic Registration and Identification) atau data kepemilikan kendaraan yang dimiliki oleh Korlantas Polri.
Rencananya, sistem Teknologi Multi Lane Free Flow (MLFF) akan diterapkan di seluruh lajur gerbang tol pada bulan Maret 2024.
Penerapan MLFF ini telah melalui uji coba terbatas untuk memastikan kehandalannya yang telah dilakukan di lajur 4 Gerbang Tol Ngurah Rai,Jalan Tol Bali Mandara sejak pekan ke-2 November lalu. Demikian dikutip dari video yang di unggah Instagram @kemenpupr,Jakarta, Selasa (28/11/2023).
Cara Kerja Sistem MLFF
Sistem MLFF (Multi Lane Free Flow) bekerja dengan menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS). Dengan teknologi ini pengguna/pengendara dapat melakukan transaksi tol melalui aplikasi di ponsel yang terbaca melalui satelit.
1. GPS akan menentukan lokasi pengguna saat memasuki pintu tol.
2. Proses pencocokan peta (map-matching) perjalanan dimulai saat pengguna memasuki tol dan berlanjut hingga pengguna keluar tol.
3. Sistem akan menggunakan informasi yang diberikan untuk melakukan perhitungan yang akurat dan memastikan bahwa tarif yang dikenakan sesuai dengan parameter yang telah ditentukan.
4. Tarif tol akan dihitung melalui aplikasi ponsel yang terhubung dengan sistem tol. Penghitungan dimulai ketika kendaraan memasuki pintu tol dan berakhir saat kendaraan melewati gerbang tol keluar.
Untuk Cara kerja Sistem OBU (on-board unit) dan electronic route ticket merupakan sistem pembayaran nirsentuh yang disediakan oleh BPJT. OBU adalah perangkat yang harus dibeli oleh pengendara dan dipasang di kendaraan. Sistem OBU direkomendasikan untuk mobil yang sering digunakan oleh pengemudi yang berbeda. Pembayaran menggunakan OBU hanya memerlukan kartu uang elektronik yang dipasangkan pada perangkat, tidak perlu menggunakan telepon seluler pintar.
Meskipun OBU dan MLFF memiliki tujuan yang sama, yaitu memudahkan pembayaran tol tanpa berhenti, cara kerja keduanya memiliki perbedaan dalam hal perangkat yang digunakan dan teknologi yang terlibat. OBU menggunakan perangkat fisik yang dipasang di kendaraan dan kartu uang elektronik, sedangkan MLFF menggunakan teknologi sensor dan kamera yang terpasang di gerbang tol serta aplikasi atau perangkat elektronik terkait.
Rencana sistem MLFF akan diterapkan di seluruh lajur gerbang tol pada Maret 2024. Uji Coba MLFF telah dilakukan di lajur 4 Gerbang Tol Ngurah Rai Jalan Tol Bali Mandara sejak pekan ke-2 November lalu.dengan menggunakan teknologi ini, pengendara dapat melintas gerbang tol dengan lancar dan efisien.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.