JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) dan PT Mandiri Capital Indonesia (MCI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk membentuk BTN Fund. BTN Fund akan berfokus pada identifikasi dan investasi pada sektor teknologi digital, terutama di sektor perumahan.
Direktur Investasi MCI Dennis Pratistha mengatakan, kehadiran BTN Fund merupakan perwujudan dari komitmen BTN dan MCI untuk berkolaborasi dalam mendorong transformasi digital di ekosistem Bank BTN.
“Sebagai Active Investor, BTN Fund akan mendorong proses value creation pada Investees melalui aktivitas business development yang didukung dengan sinergi antar ekosistem Bank BTN, MCI, dan BUMN terkait dengan tujuan mendorong transformasi digital, efisiensi bisnis Bank BTN, serta memperkuat pengembangan startup,” ujar Dennis dalam acara pembentukan BTN Fund, Rabu (6/12/2023).
Direktur Risk Management Bank BTN Setiyo Wibowo mengatakan, sejalan dengan aspirasi kami untuk menjadi “The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025”, kolaborasi ini adalah bagian dari upaya Bank BTN untuk memperkuat posisi perseroan di industri perbankan, sekaligus menjadi bagian dari ekosistem yang lebih inovatif.
“Kami sangat bersemangat untuk berkolaborasi dengan MCI dan para startup yang berpotensi membantu transformasi Bank BTN menjadi lembaga yang lebih progresif dan modern,” ungkapnya.
Penandatanganan kerja sama dilakukan secara seremonial oleh Setiyo Wibowo (Direktur Risk Management Bank BTN) dan Dennis Pratistha (Direktur Investasi MCI) di kantor pusat Bank BTN pada tanggal 6 Desember 2023.
Pada pelaksanaannya, Bank BTN akan bekerja sama dengan MCI sebagai pengelola dana BTN Fund, di mana MCI merupakan salah satu Corporate Venture Capital yang berpengalaman dalam melakukan investasi dan sinergi bisnis dengan berbagai perusahaan lintas sektor seperti Embedded Finance, Open Banking, SaaS, Climate Investment, dan lainnya.
Sebagai Pengelola BTN Fund, MCI akan menjalankan peran aktif dalam mendayagunakan potensi antara startup dengan ekosistem BTN, MCI, dan BUMN lainnya, yang merupakan ekosistem bisnis terbesar di Indonesia. BTN Fund dirancang untuk berinvestasi pada startup yang beroperasi di sektor yang sejalan dengan kebutuhan bisnis BTN dan tren pasar di masa depan, seperti proptech, mortgage tech, embedded finance, construction tech, open finance, SaaS dan sektor-sektor strategis lainnya.
Produk dan layanan yang dihasilkan oleh startup dapat diintegrasikan untuk mendukung bisnis Bank BTN, baik dari sisi transaksi, channel penjualan, hingga percepatan proses bisnis. Hal ini menjadikan BTN Fund tidak hanya menjadi dana kelolaan, melainkan juga memiliki peran penting dalam mendorong percepatan digital di ekosistem Bank BTN dan ekosistem digital Indonesia pada umumnya.
Selain itu, mewujudkan kerjasama antar sektor, inisiatif pembuatan BTN Fund juga merupakan salah satu langkah strategis untuk menjalin kolaborasi antar institusi BUMN.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.