JAKARTA – Investor pasar saham Indonesia diminta waspadai tahun politik. Pasalnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mengalami penurunan pada masa pemilu 2024.
Namun, Deputy Head of Research Sinarmas Sekuritas Ike Widiawati mengatakan, penurunan IHSG tidak akan terlalu dalam. Menurutnya, stabil atau tidaknya pelaksanaan pemilu akan mempengaruhi gerak indeks tahun depan.
Selain itu, kondisi fundamental ekonomi Indonesia juga akan sangat mempengaruhi pergerakan indeks.
“Asalkan kondisi politik itu bisa tetap stabil dan tidak banyak perubahan yang terlalu signifikan, pergerakan IHSG diharapkan walaupun terkoreksi-koreksi, itu tidak akan terlalu dalam,” kata Ike dalam webinar ‘Monthly Market Outlook’, ditulis Kamis (7/12/2023).
Ike menjelaskan bahwa momentum untuk para investor menambah portofolio investasinya adalah saat IHSG mengalami koreksi. Hal ini dilakukan dengan membeli saham-saham di harga bawah.
Menurutnya, jika harga market turun justru itulah waktu yang tepat untuk para investor mengambil saham-saham yang kondisi fundamentalnya murah.
Senada dengan Ike, di saat yang sama, Head of Institunional Research Sinarmas Sekuritas, Isfhan Helmy, mengatakan bahwa konsumer dan telekomunikasi dalam sektor perbankan akan menjadi sangat penting dalam mendorong IHSG di tahun pemilu mendatang.
Baca selengkapnya : Dear Investor! Ini Sektor Saham yang Siap Cuan Saat Pemilu 2024
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.