Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Proyek IKN, Djarum dan Wings Group Tak Termasuk Konsorsium Aguan

Pika Piqhaniah , Jurnalis-Sabtu, 13 Januari 2024 |05:14 WIB
5 Fakta Proyek IKN, Djarum dan Wings Group Tak Termasuk Konsorsium Aguan
Fakta Wings dan Djarum Group di Proyek IKN. (Foto: Okezone.com/PUPR)
A
A
A

JAKARTA - Beredarnya isu Wings Group dan Group Djarum mundur dari proyek Ibu Kota Nusantara (IKN). Kedua perusahaan besar tersebut saat ini belum diketahui statusnya dalam konsorsium proyek IKN.

Berdasarkan penelusuran Okezone, Sabtu (13/1/2024), berikut 5 fakta mengenai Wings Group dan Group Djarum yang diisukan mundur dari proyek IKN

1. Bukan Anggota Konsorsium

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pihaknya telah memastikan perusahaan milik konglomerat Budi Hartono, Group Djarum, dan perusahaan Wiliam Katuari, Wings Group bukan bagian dari konsorsium investor IKN.

Menurutnya, sejak awal kedua perusahaan tersebut memang tidak bergabung dengan konsorsium Nusantara yang dipimpin oleh konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan melalui perusahaan Agung Sedayu Group (ASG).

"Wings dan Djarum itu tidak merupakan (bagian) konsorsium yang dilakukan oleh Agung Sedayu," ujar Bahlil di Istana Negara, pada 9 Januari 2024.

2. Bantahan OIKN

Sebelumnya, pada 4 Januari 2024, Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), melalui Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono telah menyampaikan, Group Djarum dan Wings Group masih tergabung dalam konsorsium Nusantara. Dia menyebut, konsorsium tersebut memiliki nilai investasi yang sudah direalisasikan sebesar Rp23,1 triliun.

Bahkan, Agung menegaskan bahwa kedua perusahaan besar tersebut tidak akan mundur dari rencana investasi di IKN. Dia meyakinkan, Group Djarum dan Wings Group siap untuk melakukan groundbreaking pada tahap berikutnya.

"Tidak betul (Group Djarum dan Wings Group mundur)," kata Agung.

3. Tidak Ikut di Proyek Hotel

Selain membantah isu mundurnya kedua perusahaan tersebut, Agung juga menjelaskan Group Djarum dan Wings Group memang tidak ikut dalam menggarap proyek hotel dan sarana belanja seperti groundbreaking yang dilakukan oleh konsorsium Nusantara pada bulan September 2023 lalu. Namun, dia juga menjelaskan, kedua perusahaan tersebut akan melakukan investasi untuk menggarap di sektor lain.

"Di hotel nusantara mereka tidak, tapi konsorsium tersebut tidak hanya untuk hotel. Jadi mereka masih bersama," tuturnya.

4. Akan Tetap Ikut Investasi di Tahap Selanjutnya

Meskipun mengatakan bahwa Wings Group dan Group Djarum tidak masuk konsorsium, Bahlil juga memastikan kedua perusahaan besar tersebut akan tetap berinvestasi di IKN. Namun, Bahlil belum dapat memastikan kapan waktunya. Dia menjelaskan kemungkinan baru bisa direalisasikan setelah pembangunan tahap pertama rampung, alias pasca 2024.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement