Saat berdiskusi dengan para petani yang masih menyampaikan kesulitan mereka mendapatkan pupuk bersubsidi, Amran meminta para pengecer untuk tidak mempermainkan para petani.
“Kami pastikan stok pupuk untuk masa tanam ini cukup. Jadi kalau sampai ada pengecer yang masih bermain nakal, kami tidak segan akan mencabut izinnya,” ucap Amran.
Dia pun mengungkapkan pihaknya bergerak cepat membenahi persoalan pupuk setelah mendapatkan masukan dari para petani.
“Kami sudah berkeliling ke 13 provinsi sentra produksi pertanian untuk mengetahui kebutuhan petani. Dari hasil diskusi kami dengan petani, kami temukan bahwa permasalahan utama produksi saat ini adalah keterbatasan pupuk,” sebutnya.
Sesegera mungkin, Amran mengusulkan penambahan anggaran subsidi pupuk kepada Presiden Joko Widodo.
“Presiden sangat concern dengan kebutuhan petani karena itu beliau secara cepat menyetujui penambahan anggaran untuk pupuk subsidi,” pungkas Amran.
(Feby Novalius)