JAKARTA – Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) Marlison Hakim mengatakan hingga saat ini realisasi layanan penukaran rupiah melalui kerja sama BI dan perbankan telah mencapai Rp75 triliun atau 38% dari total dana yang disiapkan.
"Data baru sampai dengan hari kemarin jumlah yang sudah keluar itu sebesar Rp75 triliun dari Rp197,6 triliun. Jadi hampir 38%," kata Marlison dalam acara pembukaan layanan kas keliling terpadu BI dan perbankan dikutip Antara, Kamis (28/3/2024).
BI telah menyiiapkan uang layak edar (ULE) dengan total senilai Rp197,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang rupiah bagi masyarakat pada momen Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H/Lebaran 2024.
Total Rp197,6 triliun tersebut disalurkan sebagian besar kepada perbankan untuk melayani masyarakat dalam hal penukaran rupiah. 60 persen dari total tersebut terserap di Jawa, dan 40 persen ke wilayah-wilayah lainnya seperti Bali dan Nusa Tenggara sesuai dengan kebutuhan dan sebaran kantong-kantong mudik.
Jumlah uang layak edar yang disediakan itu meningkat 4,65 persen dibandingkan realisasi tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp188,8 triliun.