Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

FedEx Hubungkan UMKM Indonesia dengan Berbagai Kemungkinan

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis-Rabu, 05 Juni 2024 |11:33 WIB
FedEx Hubungkan UMKM Indonesia dengan Berbagai Kemungkinan
FedEx hadir bantu UMKM perluas jangkauan pasar (Foto: Dok FedEx)
A
A
A

JAKARTA - Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian Indonesia. Saat ini terdapat sekitar 64,2 juta UMKM yang menyumbang sekitar 61 persen PDB Indonesia. Selain itu, menurut data dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, UMKM menyerap 97 persen dari total angkatan kerja atau sekitar 119,6 juta orang di Indonesia.

Pemerintah terus mendukung pertumbuhan dan perluasan UMKM, memberikan dana dengan bunga rendah, serta memberikan insentif kepada eksportir. Di sisi lain, dikutip dari World Economic Forum, perdagangan digital yang berkembang pesat di Indonesia memiliki 202 juta pengguna internet yang memberikan kontribusi pendapatan sebesar USD70 miliar terhadap perekonomian negara pada 2021.

Angka ini diperkirakan akan melonjak hingga USD146 miliar pada 2025. Namun, meskipun pertumbuhan ini sangat fenomenal, hanya 17,5 juta UMKM yang memanfaatkan e-commerce. Hal ini memaknai bahwa terdapat potensi besar yang belum dimanfaatkan bagi bisnis-bisnis tersebut untuk memperluas jangkauannya hingga melampaui batas wilayah Indonesia. 

Menghubungkan Masyarakat dan Kemungkinan

Menurut What's Next in E-Commerce Survey yang dilakukan oleh FedEx di 11 pasar di Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika (AMEA), 80 persen konsumen melaporkan bahwa e-commerce telah mengambil porsi pembelian yang lebih signifikan selama 3 tahun terakhir, lalu 8 dari 10 bisnis percaya bahwa e-commerce akan menjadi lebih penting dalam tiga tahun ke depan.

Pasar e-commerce Asia diperkirakan akan tumbuh sebesar 12,5 persen setiap tahun hingga mencapai US$5 triliun pada 2026. Agar pemilik bisnis dapat meningkatkan pangsa pasar online mereka, UMKM Indonesia perlu menyesuaikan strategi yang efisien dalam menghadapi lahan bisnis yang asing. 

Sangat penting untuk memahami secara menyeluruh kebutuhan, preferensi, persyaratan ekspor, dan kebijakan bea cukai target pasar untuk menyusun rencana bisnis secara efektif.

Managing Director of FedEx Express Indonesia Garrick Thompson mengatakan, memberikan pelayanan kepada pasar yang baru tidak semudah memanfaatkan pasar pihak ketiga atau penjualan langsung di media sosial.

“Memahami apa yang diperlukan untuk membawa produk dari toko ke hadapan pelanggan sama pentingnya dengan mempelajari cara mempromosikan toko digital. UMKM dapat memanfaatkan platform online seperti FedEx Global Trade Manager untuk mendapatkan akses ke konsultan ahli yang dapat membantu persyaratan bea cukai di lebih dari 220 negara dan wilayah,” ujarnya.

Menghubungkan Komunitas Bisnis

Menurut Kementerian Perdagangan, Indonesia telah berhasil merundingkan perjanjian perdagangan bebas dengan lebih dari 25 negara baik di tingkat bilateral maupun regional.  

Pada 2023, Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) mulai berlaku di Indonesia, memberikan penyederhanaan aturan asal barang bagi pengusaha lokal dan tarif preferensial dari dan menuju 14 negara anggota lainnya di Asia Pasifik. Hampir 60 persen perdagangan di Asia bersifat intra-regional, sehingga dampak RCEP semakin signifikan.

Perjanjian perdagangan bebas (FTA) mengurangi hambatan masuk, memfasilitasi akses perdagangan yang lebih besar, dan meningkatkan transfer teknologi. 

Meskipun FTA memberikan peluang bagi UMKM untuk mengeksplorasi potensi pasar luar negeri, UMKM harus memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan produknya, memperkuat identitas mereknya, dan meningkatkan layanan pelanggannya.

Musim pemberian bingkisan menjadi momen yang tepat bagi UMKM untuk memperluas jangkauannya ke konsumen di luar negeri. Saat orang-orang dari seluruh dunia mencari hadiah yang sempurna untuk yang tercinta, pemilik bisnis harus memanfaatkan perayaan ini untuk menjangkau pelanggan baru, membangun sebuah brand dan menawarkan pengalaman yang berbeda. 

Meskipun berbelanja oleh-oleh menyenangkan, namun juga bisa membuat stres, dan di sinilah UMKM dapat secara proaktif menunjukkan layanan pelanggan luar biasa yang mungkin tidak dapat diberikan oleh beberapa perusahaan besar.

Salah satu kekhawatiran terbesar bagi pembeli online adalah ketepatan waktu pengiriman. UMKM dapat membuktikan ketangguhannya dengan menunjukkan bahwa mereka mampu mengantarkan pesanan konsumennya dalam kondisi prima dimana saja dan tepat waktu. 

Oleh karena itu, sangat penting untuk bermitra dengan penyedia logistik terpercaya yang dapat mendukung bisnis dengan portofolio solusi pengiriman yang lebih luas untuk memenuhi kebutuhan yang spesifik.

“Biaya pengiriman juga bisa menjadi faktor penting bagi konsumen. Mampu menyediakan pengiriman yang terpercaya dengan tarif terjangkau melalui FedEx International Economy® (IE), memberikan fleksibilitas bagi UMKM untuk memenuhi berbagai kebutuhan pelanggannya,” tutur  Garrick Thompson.

Bangkitnya e-commerce telah membuka peluang ekspor yang menguntungkan bagi usaha mikro dan kecil dalam skala yang sebelumnya tidak dapat mereka akses. Namun peluang ini hanya dapat dimanfaatkan jika dukungan logistik yang diperlukan tersedia.

FedEx menyadari pentingnya perdagangan internasional bagi bisnis lokal. Baru-baru ini, perusahaan meluncurkan gudang berikat baru di Batam, yang memungkinkan perizinan pengiriman di zona perdagangan bebas lebih cepat guna memenuhi peningkatan permintaan e-commerce di kawasan Asia Pasifik.

FedEx juga mengurangi waktu transit untuk pengiriman keluar tertentu dari Indonesia ke Singapura menjadi hanya satu hari kerja. Perkembangan ini diharapkan membawa manfaat luar biasa bagi eksportir Indonesia. 

UMKM dan pedagang retail di e-commerce dapat memperoleh keunggulan kompetitif dan menikmati akses yang lebih cepat ke salah satu mitra dagang terbesar Indonesia, Singapura.

Selain itu, perusahaan mengoperasikan jaringan luas di lebih dari 100 pusat pengiriman resmi FedEx (FASC) di seluruh Indonesia, sehingga pelanggan dapat menikmati fleksibilitas dan kenyamanan yang lebih besar dengan menyerahkan paket mereka di salah satu gerai tersebut.

Menghubungkan UMKM Indonesia secara berkelanjutan

Ketika konsumen menjadi semakin sadar akan pentingnya keberlanjutan, perusahaan logistik berinvestasi pada bidang-bidang yang dapat beroperasi secara berkelanjutan.

Mulai dari penggunaan kendaraan listrik untuk pengiriman jarak jauh hingga penggunaan kemasan daur ulang atau yang dapat digunakan kembali untuk mengurangi limbah dalam proses pengiriman, dan menerapkan strategi untuk mengurangi jejak karbon mereka. 

Solusi digital seperti FedEx Ship Manager® Lite memungkinkan konsumen mengisi informasi pengiriman mereka dari  peramban ponsel mereka dan mengirimkan paket tanpa harus mencetak dokumen, sehingga mendukung tujuan perusahaan dalam menerapkan air waybill atau resi tanpa kertas.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana FedEx memperkuat jangkauan global bisnis di Asia Pasifik, kunjungi Business Insights.

(Agustina Wulandari )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement