Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gandeng eduCLaas, Kadin Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Saskia Adelina Ananda , Jurnalis-Rabu, 05 Juni 2024 |13:16 WIB
Gandeng eduCLaas, Kadin Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM
Kadin dorong digitalisasi UMKM (Foto: Kadin)
A
A
A

JAKARTA - Percepatan digitalisasi UMKM anggota KADIN menjadi salah satu program prioritas dan strategis dilakukan oleh Kadin Indonesia. Meski optimisme bisa mencapai target, namun Kadin menilai digitalisasi member harus terus ditingkatkan baik secara kualitas maupun kesinambungannya.

Kadin Indonesia dibentuk pada 24 September 1968 dan ditetapkan dengan Undang Undang Nomor 1 Tahun 1987 sebagai satu-satunya induk organisasi dunia usaha baik di bidang usaha negara, usaha koperasi dan usaha swasta.

Jaringan bisnis Kadin mencakup hingga Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Kadin menaungi asosiasi-asosiasi bisnis yang mencakup semua sektor usaha. Jaringan kontak bisnis Kadin yang luas di seluruh wilayah menjadikan Kadin sebagai mitra yang sangat menarik dan strategis untuk kegiatan bisnis, perdagangan dan investasi.

eduCLaaS merupakan platform pendidikan berbasis cloud yang memberikan Competency Learning as a Service (CLaaS). Berbeda dari sekadar mengdigitalisasi pendidikan, eduCLaaS mengadopsi pendekatan kurikulum berbasis kompetensi, pembelajaran berbasis kerja, dan pelatihan pembelajaran campuran.

eduCLaaS bertujuan untuk menghubungkan kesenjangan keterampilan digital di Asia. Ekspansi ke Indonesia sejak 2018, eduCLaaS mengawali kerja sama dengan Perguruan Tinggi untuk mencetak SDM siap kerja dan memiliki softskill digital. Hingga pada tahun 2022, eduCLaaS membuka unit usaha entreprise untuk memenuhi kebutuhan industri di Indonesia. Pada 2023, eduCLaaS dan KADIN menandatangani MoU ”Member KADIN Go Digital” untuk mengembangkan dan melakukan transformasi digital member KADIN.

CEO eduCLaaS, Leslie Loh, mengatakan, transformasi digital menjadi hal penting bagi pelaku usaha untuk menghadapi ekonomi digital. Di era ekonomi digital yang semakin inklusif, menurut Leslie Loh, digitalisasi membantu pelaku usaha dalam mengoptimalkan operasional, meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan bisnis, menciptakan pasar dan peluang baru serta diharapkan bisa menjadi rantai pasok ekonomi global (global value chain). Di sinilah peran KADIN sangat strategis untuk anggotanya naik kelas dan mampu bersaing secara global.

Serangkaian workshop digital bagi anggota KADIN telah dilakukan bersama eduCLaas. Salah satunya adalah kegiatan workshop Digital Marketing dan Content Marketing di Solo yang baru saja selesai digelar dalam rangkaian Solo Great Sale 2024. Sebagai penyelenggara Solo Great Sale, Kadin Indonesia bersama dengan Kadin Kota Surakarta membuktikan komitmennya untuk meningkatkan pelaku usaha, khususnya UMKM di kawasan Soloraya agar dapat bersaing lebih baik di pasar yang semakin kompetitif melalui kegiatan pameran dan promosi produk UMKM dan destinasi wisata. Sebagai pamungkas digelar rangkaian workshop digital bekerjasama eduCLaaS dan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), diikuti oleh 100 anggota UMKM KADIN terpilih.

Ketua Kadin Surakarta, Ferry S. Indrianto mengatakan, workshop ini bertujuan juga untuk mendukung program “Ayo Berkadin” agar anggoda KADIN Soloraya dapat naik kelas dengan memanfaatkan teknologi digital. “Dengan digitalisasi, kita dapat membawa UMKM naik ke level yang lebih tinggi, meningkatkan daya saing, dan pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah,” tandas Ferry S. Indrianto.

Sejumlah materi yang diajarkan meliputi, mulai dari pengenalan dasar-dasar digitalisasi, cara membuat dan mengelola toko online, hingga strategi pemasaran digital yang efektif melalui sosial media dan berbagai instrumen digital lainnya.

eduCLaaS yang memberikan materi tentang Digital Marketing dan Content Marketing, juga menyediakan konsultasi lebih dalam yang membantu peserta menemukan solusi konkrit menghadapi tantangan dalam proses digitalisasi.

eduCLaaS Indonesia tahun ini, menurut Leslie Loh akan merambah pasar enterprise atau conglomerates. “Kami tidak hanya menyediakan pelatihan transformasi digital, namun juga membentuk talenta yang memiliki softskills mumpuni dan siap kerja,” ujar Leslie Loh.

Salah satu Visi eduCLaaS agar menjadi partner terbaik bagi perusahaan untuk membantu transformasi digital usaha dalam menghadapi ekonomi digital. Serta menjadi bridging antara pemerintah, pendidikan dan swasta.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement