JAKARTA - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara selama 10 tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati telah menuai capaian pembangunan yang baik.
Menurutnya, APBN haruslah selalu dijaga agar tetap sehat, berkelanjutan, dan kredibel, agar dapat efektif dalam memecahkan persoalan bangasa dan bukan justru menjadi sumber persoalan atau bahkan menciptakan krisis.
Berdasarkan rangkuman tim Okezone, Minggu (7/7/2024), berikut fakta hasil APBN 10 Tahun Jokowi:
1. Pembangunan Jalan Tol
Pembangunan jalan tol sepanjang 1.938 km dan jalan nasional non-tol sepanjang 4.574 km merupakan salah satu capaian dari hasil APBN selama 10 tahun pemerintahan Presiden Jokowi.
“Dalam 10 tahun terakhir APBN menjadi sumber pendanaan penting untuk melaksanakan kegiatan pembangunan baik fisik maupun non-fisik, upaya meningkatkan infrastruktur dan konektivitas, kualitas SDM dan kesejahteraan masyarakat telah menunjukkan kemajuan yang signifikan,” ungkap Sri Mulyani dalam rapat Paripurna DPR RI ke-20 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2023-2024.
Sri Mulyani mengatakan bahwa di bidang infrastruktur, APBN telah mampu menciptakan penambahan jalan tol sepanjang 1.938 km dan jalan nasional no-tol sepanjang 4.574 km.
2. Penyediaan Air Baku dan Irigasi
APBN juga mendukung penyediaan air baku dan irigasi untuk mendukung ketahanan pangan dan energi, telah didukung dengan pembangunan 37 bendungan, serta peningkatan pembangkit listrik sebesar 36,3 gigawatts.
3. Peningkatan Kualitas SDM
APBN juga berfungsi dalam peningkatan kualitas SDM dengan membiayai peningkatan infrastruktur sekolah yang berkontribusi terhadap peningkatan partisipasi kasar dari seluruh jenjang pendidikan.
Pada pendidikan tinggi, APBN melalui pemupukan Dana Abadi Pendidikan telah memberikan Beasiswa LPDP kepada 45.496 putra-putri terbaik bangsa, sehingga mampu meraih pendidikan terbaik di berbagai universitas di dalam maupun di luar negeri.
4. Anggaran Bidang Kesehatan
Melalui anggaran di bidang kesehatan, APBN menunjang pada sektor kesehatan seperti menurunkan angka prevalensi stunting dari 37,2% di tahun 2013 menjadi 21,5% pada 2023.
5. Kesejahteraan Rakyat
APBN juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penurunan tingkat kemiskinan dari 11,25% di tahun 2014 menjadi single digit yaitu 9,36% di tahun 2023.
“Kemiskinan ekstrim turun dari 6,18% pada 2014 menjadi 1,12% pada 2023,” katanya.
6. Peningkatan Martabat dan Citra Indonesia
Sri Mulyani juga ingatkan bahwa APBN menjadi instrumen pembiayaan penting dalam mendukung peningkatan martabat dan citra Indonesia di mata dunia melalui penyelenggaraan berbagai pertemuan dan event internasional secara sangat sukses seperti Asian Games, Asian Para Games, dan IMF-World Bank Group Annual Meetings di tahun 2018, kegiatan Presidensi G20 di tahun 2022, Piala Dunia U-17, rangkaian kegiatan keketuaan Indonesia di KTT ASEAN, dan kegiatan MotoGP Mandalia di tahun 2023.
“Capaian-capaian kemajuan ini adalah bagian dari berbagai upaya untuk meraih perbaikan dalam 10 tahun masa pemerintahan,” ucapnya.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.