JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membuka secara fungsional jalan Tol Ibu Kota Nusantara. Kehadiran jalan tol ini akan memangkas waktu tempuh kurang lebih 1 jam dari Balikpapan - IKN.
Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN (Ibu Kota Nusantara) Kementerian PUPR, Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan pembukaan jalan tol fungsional ini untuk mendukung mobilitas dalam rangka peringatan HUT RI ke- 79 yang akan diselenggarakan di IKN 17 Agustus mendatang.
Danis menjelaskan, setidaknya ada 3 seksi yang akan dibuka secara fungsional dengan total panjang 27 km. Terdiri dari Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau sepanjang 13,4 km, Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung sepanjang 7,3 km, dan Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,7 km.
Jika hendak ke IKN dengan rute awal Bandara Sepinggan, Balikpapan, kendaraan bisa masuk tol Balikpapan - Samarinda. Selanjutnya mulai masuk ke ruas fungsional di KM 11 Tol Balsam.
Kendaraan menempuh jarak sepanjang 13,4 Km di Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau. Kemudian meneruskan di jalur fungsional Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung sepanjang 7,3 km.
"Masuknya dari Karangjoang terus ke arah Kariangau, nanti masuk tol seksi 3A, 3B, dan 5A," ujar Danis saat dihubungi MNC Portal, Minggu (7/7/2024)
Selanjutnya masuk ruas fungsional seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,7 km, dan menerus melanjutkan perjalanan melalui Jalan Nasional terlebih dahulu sepanjang 20 KM, sebelum masuk ke kawasan IKN.
"Perlu masuk jalan nasional dahulu baru masuk ke IKN, sekitar 20 Km," tambah Danis.
Menurutnya, lewat jalan tol fungsional ini mampu memangkas waktu tempuh dari Balikpapan ke IKN yang sebelumnya diperlukan waktu sekitar 2 jam dengan, menjadi 1 - 1,5 jam saja.
"Kalau waktu tempuh kita estimasikan sekitar 1 sampai 1,5 jam (Balikpapan - IKN), tergantung kondisi lalin di Jalan Nasional," pungkas Danis.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.