Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Usia Minimal Legal Merokok di Berbagai Negara, Ada yang Tanpa Batasan

Muhammad Raihan , Jurnalis-Kamis, 08 Agustus 2024 |16:47 WIB
Usia Minimal Legal Merokok di Berbagai Negara, Ada yang Tanpa Batasan
Usia Minimal Merokok di Negara (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Usia minimal legal merokok di berbagai negara ada yang tanpa batasan. Kebijakan terkait usia minimal legal untuk merokok bervariasi di seluruh dunia.

Beberapa negara menerapkan batasan usia yang ketat untuk melindungi generasi muda dari bahaya merokok, sementara negara lain memiliki regulasi yang lebih longgar atau bahkan tidak ada batasan usia sama sekali.

Berikut pembahasan mengenai usia minimal legal untuk merokok di berbagai negara, mengapa batasan ini diterapkan, serta dampaknya terhadap masyarakat, Kamis (8/8/2024):

Daftar Batasan Usia Minimal Legal Merokok di Berbagai Negara.

1. Negara dengan Batasan Usia yang Ketat

Banyak negara maju menerapkan batasan usia yang ketat untuk merokok sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi prevalensi merokok dan melindungi kesehatan masyarakat.

• Amerika Serikat: Pada Desember 2019, pemerintah federal menaikkan usia legal untuk membeli produk tembakau dari 18 menjadi 21 tahun. Langkah ini bertujuan untuk mencegah remaja dan anak-anak muda mengakses rokok dengan mudah.

• Singapura: Sejak Januari 2021, Singapura menaikkan usia legal merokok dari 20 menjadi 21 tahun. Pemerintah Singapura sangat ketat dalam penegakan hukum terkait merokok untuk menjaga kesehatan masyarakatnya.

• Australia: Di Australia, usia minimal legal untuk membeli produk tembakau adalah 18 tahun. Pemerintah Australia juga sangat ketat dalam regulasi periklanan dan penjualan produk tembakau.

2. Negara dengan Batasan Usia yang Moderat

Beberapa negara memiliki batasan usia legal merokok yang lebih moderat, biasanya berkisar antara 16 hingga 18 tahun.

• Inggris: Di Inggris, usia legal untuk membeli tembakau adalah 18 tahun. Pemerintah Inggris terus mengkaji kebijakan ini untuk menekan angka perokok muda.

• Jerman: Usia legal untuk membeli dan merokok di tempat umum adalah 18 tahun, sesuai dengan undang-undang perlindungan anak dan remaja.

• Indonesia: Indonesia menetapkan usia minimal legal untuk membeli rokok pada 18 tahun. Namun, implementasi dan penegakan hukum sering kali menjadi tantangan, mengingat tingginya jumlah perokok di kalangan remaja.

3. Negara dengan Batasan Usia yang Longgar atau Tanpa Batasan

Di beberapa negara, batasan usia untuk merokok sangat longgar atau bahkan tidak ada sama sekali, yang sering kali berhubungan dengan kurangnya regulasi dan penegakan hukum yang efektif.

• Myanmar: Di Myanmar, tidak ada batasan usia yang jelas untuk merokok. Hal ini membuat rokok dapat diakses dengan mudah oleh remaja dan anak-anak.

• Kamboja: Kamboja juga tidak memiliki batasan usia yang ketat untuk merokok. Rokok tersedia secara bebas di pasar dan toko-toko tanpa pembatasan usia yang jelas.

• Kongo: Di Republik Demokratik Kongo, tidak ada regulasi yang mengatur usia minimal untuk merokok. Kondisi ini berkontribusi pada tingginya angka perokok di kalangan anak-anak dan remaja.

Mengapa Batasan Usia Diterapkan?

Batasan usia minimal untuk merokok diterapkan untuk melindungi generasi muda dari bahaya kesehatan yang ditimbulkan oleh rokok. Merokok pada usia muda dapat menyebabkan kecanduan nikotin, gangguan kesehatan paru-paru, penyakit jantung, dan berbagai jenis kanker. Selain itu, remaja yang mulai merokok pada usia dini lebih cenderung menjadi perokok berat di masa dewasa.

Dampak dari Batasan Usia

Penerapan batasan usia minimal merokok memiliki dampak positif yang signifikan. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan usia legal merokok dapat mengurangi prevalensi merokok di kalangan remaja.

Di sisi lain, negara-negara yang tidak memiliki batasan usia yang ketat cenderung memiliki angka perokok remaja yang lebih tinggi. Kurangnya regulasi dan penegakan hukum membuat rokok lebih mudah diakses oleh anak-anak dan remaja, yang berdampak negatif pada kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.

Usia minimal legal untuk merokok bervariasi di seluruh dunia, dari batasan yang sangat ketat hingga tidak ada batasan sama sekali. Kebijakan ini mencerminkan upaya masing-masing negara dalam melindungi kesehatan generasi muda dan mengurangi prevalensi merokok.

Negara-negara dengan batasan usia yang ketat cenderung lebih berhasil dalam menurunkan angka perokok remaja, sementara negara-negara dengan regulasi yang longgar menghadapi tantangan yang lebih besar dalam mengatasi masalah merokok di kalangan anak-anak dan remaja.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement