Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Investor Asing Siap Investasi di IKN, dari Jepang hingga Rusia

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Sabtu, 10 Agustus 2024 |10:13 WIB
5 Investor Asing Siap Investasi di IKN, dari Jepang hingga Rusia
5 Investor Asing Siap Investasi di IKN. (Foto: Okezone.com/Risyal Hidayat-Antara)
A
A
A

JAKARTA - Badan Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan lima investor asing saat ini melirik proyek ibu kota negara tersebut.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono menjelaskan, kelima investor tersebut berasal dari 5 negara yang berbeda, yaitu Jepang, Tiongkok, Korea, Rusia, dan Australia. Namun demikian, dirinya tidak menyebut spesifik kapan investasi tersebut bisa terealisasi di IKN.

"Nanti tunggu tanggal mainnya kalau siapa aja. Tapi, negara-negaranya ya ada Jepang, Tiongkok, Korea, Rusia, ada Australia," kata Agung di IKN, Sabtu (10/8/2024).

Lebih lanjut, Agung menjelaskan kelima calon investor tersebut sudah sempat bertemu juga dengan Plt. Kepala OIKN Basuki Hadimuljono untuk membicara rencana investasi yang dimaksud dan sekaligus menandatangani LOI (Letter of Intent) atau pernyataan minat investasi.

"Itu sudah langsung sign, ya. Sudah confirm, ya mau. Karena kita tawarin ini lahannya di sini, ya confirm. Nah, nanti tunggu tanggal mainnya," sambungnya.

Begini Wajah Baru Istana Negara di IKN yang Siap Selenggarakan HUT Ke-79 RI

Agung mengatakan memang masih diperlukan tahapan-tahapan seleksi untuk merealisasikan sebuah investasi di IKN. Mulai dari penandatanganan kerjasama (PKS) hingga seremonial groundbreaking sebagai tanda dimulainya konstruksi.

Pada kesempatan sebelumnya, Plt. Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menyebutkan investor asing dari Jepang dan China siap masuk ke IKN untuk menggarap sektor properti, seperti perumahan dan hotel di IKN.

"Ini sedang kita coba percepat, ada 2 (calon investor) dari luar negeri, itu China dan Jepang. Di sektor perumahan, hotel, ada kantor juga," ujar Basuki usai acara Pembukaan Pameran Bersama Arsip Kepresidenan yang bertajuk 'Mari Kemari ke Nusantara!' di Jakarta, Kamis (8/8/2024).

Pada kesempatan tersebut, Basuki juga memaparkan hingga saat ini setidaknya terdapat 472 Letter of Intent (LOI) dari para pelaku usaha yang diterima oleh OIKN. Namun demikian, hampir separuhnya hanya menawarkan jasa konsultan, kontraktor, hingga supplier.

"Justru ini dari 472 LOI yang menurut evaluasi sebelumnya hanya 220 yang layak disebut sebagai investor, karena yang lainnya ada kontraktor, konsultan, suplier," kata Basuki.

Lebih lanjut, Basuki menjelaskan dari 220 calon investor yang merupakan investor potensial di IKN, hanya terdapat 60 pelaku usaha yang saat ini tengah di proses untuk merealisasikan investasinya.

"Dari 220 (LOI) yang kemarin groundbreaking ada 45, nanti siang saya undang lagi, yang sudah di evaluasi dan proses ada 60 -an, ini yang kita percepat," pungkas Basuki.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement