JAKARTA - Pesawat Trigana Air dengan nomor registrasi PK YSP ATR 42-500 tergelincir hingga keluar jalur di ujung landasan pacu Bandar Udara Stevanus Rumbewas, Kamanap, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua pada hari ini, Senin (9/9/2024).
Pesawat yang direncanakan terbang menuju Jayapura tersebut membawa 41 penumpang dewasa, 1 bayi beserta 6 crew pesawat.
Lantas siapa pemilik pesawat Trigana Air?
Dikutip situs resmi Trigana Air Service menjelaskan perusahaan ini berfokus pada layanan penerbangan carter untuk keperluan tertentu, seperti pemetaan kawasan hutan.
Presiden Direktur Trigana Air Service saat ini yakni Rubijanto Adisarwono.
Untuk mendukung perubahan bisnis tersebut, perusahaan ini kemudian membeli empat pesawat F27-600 sebagai pengganti SKA-B200, dan mulai melayani penerbangan dari Jakarta melalui kontrak dengan perusahaan minyak Conoco dan Sempati Air.
Perusahaan ini mulai beroperasi pada awal tahun 1991 dengan dua pesawat sayap tetap Beechcraft King Air 200, dan pada akhir tahun tersebut telah menambahkan dua helikopter Bell 412SP yang dibuat dengan lisensi.
Mereka juga mengoperasikan dua pesawat ATR untuk Hainan Airlines dari Sanya ke Haikou dan Hanoi hingga tahun 2016.
Sebelumnya Kepala Kantor SAR Biak Kundori dan tim rescue berangkat dari Pos SAR Serui menuju lokasi kejadian Pesawat Trigana Air dengan nomor registrasi PK YSP ATR 42-500 tergelincir guna berkoordinasi dengan unsur SAR terkait untuk mengetahui kondisi para penumpang dan informasi lainya terkait kejadian.
Dari informasi yang didapatkan di lokasi kejadian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun para penumpang kini telah dilarikan ke RSUD Serui untuk mendapatkan perawatan medis akibat cedera dan trauma yang dialami saat insiden.
"Jadi semuanya selamat, ada beberapa yang kiranya mungkin trauma akibat kejadian tergelincirnya ini, kami lakukan penanganan segera sesuai kewenangan dan tupoksinya masing-masing," jelas Kundori.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.