JAKARTA - Adu tajir orang terkaya Indonesia vs Jepang. Kedua negara memiliki miliarder yang masuk daftar orang terkaya di dunia versi Forbes 2024.
Orang terkaya di Indonesia dan Jepang mempunyai harta yang fantastis dari bisnis yang digelutinya, bahkan keduanya masuk dalam daftar 50 besar miliarder dunia.
Orang terkaya di Indonesia ditempati oleh Prajogo Pangestu, sementara orang terkaya di Jepang adalah Tadashi Yanai. Berikut ini harta kekayaan Prajogo Pangestu vs Tadashi Yanai seperti dilansir Forbes, Jakarta, Senin (11/11/2024).
Prajogo Pangestu
Prajogo Pangestu merupakan orang terkaya di Indonesia dengan harta kekayaan USD48,4 miliar atau setara Rp757,94 triliun dari bisnis petrokimia hingga energi. Dengan kekayaan Rp757,94 triliun, miliarder berusia 80 tahun ini menempati peringkat 30 dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes 2024.
Prajogo merupakan anak dari seorang pedagang karet dan memulai bisnis kayunya pada akhir 1970-an.
Perusahaannya, Barito Pacific Timber kemudian melantai di bursa pada 1993 dan mengubah namanya menjadi Barito Pacific setelah mengurangi bisnis kayunya pada 2007.
Pada 2007, Barito Pacific mengakuisisi 70% perusahaan petrokimia Chandra Asri, yang juga melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pada tahun 2011, Chandra Asri bergabung dengan Tri Polyta Indonesia dan menjadi produsen petrokimia terintegrasi terbesar. Thaioil mengakuisisi 15% saham Chandra Asri pada bulan Juli 2021.
Tak hanya bisnis petrokimia, Prajogo melebarkan bisnisnya di sektor pertambangan Petrindo Jaya Kreasi yang melantai di BEI pada Maret 2023 dan bisnis energi baru terbarukan Barito Renewables Energy yang juga melantai pada Oktober 2023.
Tadashi Yanai
Tadashi Yanai merupakan orang terkaya di Jepang mempunyai harta kekayaan USD45,6 miliar atau setara Rp714,09 triliun dari bisnis fashion ritel. Dengan kekayaan Rp714,09 triliun, miliarder berusia 75 tahun ini menempati peringkat 34 dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes 2024.
Tadashi Yanai membangun dan mengelola perusahaan ritel pakaian Fast Retailing yang terdaftar di Bursa Efek Tokyo, induk dari jaringan Uniqlo.
Merek lain milik Fast Retailing meliputi Theory, Helmut Lang, J Brand, dan GU.
Perusahaan tersebut melaporkan laba bersih sebesar USD2 miliar dari pendapatan sebesar USD19 miliar untuk tahun fiskal yang berakhir pada Agustus 2023.
Ritel andalannya, Uniqlo memiliki hampir 2.500 toko di 25 negara. Bahkan, dirinya ingin perusahaannya menjadi peritel terbesar di dunia, yang berarti harus melampaui H&M dan Inditex (induk Zara).
Jika dibandingkan, maka orang terkaya di Indonesia Prajogo Pangestu lebih tajir dari Tadashi Yanai.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.