Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harta Miliarder Indonesia Kalahkan Orang Terkaya Jepang

Dwi Fitria Ningsih , Jurnalis-Selasa, 12 November 2024 |05:27 WIB
Harta Miliarder Indonesia Kalahkan Orang Terkaya Jepang
Harta kekayaan miliarder Indonesia kalahkan orang kaya Jepang (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Miliarder dari Indonesia dan Jepang ini memiliki harta kekayaan luar biasa berkat bisnis yang mereka jalani, dan keduanya berhasil masuk dalam daftar 50 besar orang terkaya di dunia. Mereka masuk dalam jajaran orang terkaya dunia versi Forbes 2024.

Di Jepang, posisi orang terkaya dipegang oleh Tadashi Yanai, sementara di Indonesia, orang terkaya adalah Prajogo Pangestu. Harta kekayaan Prajogo Pangestu memiliki jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan Tadashi Yanai.

Berikut adalah rincian kekayaan mereka menurut Forbes, yang dilansir pada Senin (11/11/2024) dari Jakarta.

Tadashi Yanai

Tadashi Yanai merupakan orang terkaya di Jepang yang memiliki kekayaan sebesar USD 45,6 miliar atau sekitar Rp 714,09 triliun, yang berasal dari bisnis ritel fashion. Dengan jumlah kekayaan tersebut, miliarder berusia 75 tahun ini menempati posisi ke-34 dalam daftar orang terkaya dunia versi Forbes 2024.

Yanai adalah pendiri dan pemimpin perusahaan ritel pakaian Fast Retailing, yang terdaftar di Bursa Efek Tokyo dan juga merupakan induk dari merek Uniqlo. Selain Uniqlo, Fast Retailing juga mengelola berbagai merk terkenal lainnya seperti Theory, Helmut Lang, J Brand, dan GU.

Prajogo Pangestu

Prajogo Pangestu dikenal sebagai orang terkaya di Indonesia. Ia memiliki kekayaan sebesar USD 48,4 miliar atau sekitar Rp 757,94 triliun. Kekayaan tersebut berasal dari bisnis sektor petrokimia hingga energi. Dengan jumlah kekayaan tersebut, miliarder berusia 80 tahun ini menempati posisi ke-30 dalam daftar orang terkaya dunia versi Forbes 2024.

Prajogo memulai perjalanan bisnisnya di bidang kayu pada akhir 1970-an. Perusahaannya, Barito Pacific Timber, tercatat di bursa saham pada 1993 dan kemudian berubah nama menjadi Barito Pacific setelah mengurangi fokus bisnis kayunya pada 2007.

Selain di bidang petrokimia, Prajogo juga memperluas usahanya ke sektor pertambangan melalui perusahaan Petrindo Jaya Kreasi, yang resmi tercatat di BEI pada Maret 2023. Selain itu, ia juga mengembangkan bisnis energi terbarukan melalui Barito Renewables Energy, yang mencatatkan sahamnya di bursa pada Oktober 2023.

Baca Selengkapnya: Adu Tajir Orang Terkaya Indonesia vs Jepang

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement