Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Akses hingga Pendampingan, Peran PNM Dukung Ekonomi Keluarga Prasejahtera

Rizqa Leony Putri , Jurnalis-Sabtu, 10 Januari 2026 |20:05 WIB
Dari Akses hingga Pendampingan, Peran PNM Dukung Ekonomi Keluarga Prasejahtera
PNM melalui program Mekaar telah melayani 22,7 juta perempuan prasejahtera yang tersebar di 6.165 kecamatan di Indonesia. (Foto: dok PNM)
A
A
A

JAKARTA – Upaya pengentasan kemiskinan terus menjadi perhatian bersama di tingkat global maupun nasional, termasuk di Indonesia. Secara nasional, angka kemiskinan menunjukkan tren penurunan.

Pada Maret 2025, tingkat kemiskinan tercatat sebesar 8,47 persen atau sekitar 23,85 juta jiwa, turun 1,37 juta orang dibandingkan periode Maret 2024.

Meski demikian, penurunan angka kemiskinan belum sepenuhnya menghapus tantangan di tingkat akar rumput. Banyak keluarga prasejahtera, khususnya ibu-ibu, masih menghadapi keterbatasan akses terhadap permodalan, literasi keuangan, serta jaringan ekonomi yang inklusif.

Kondisi ini kerap membatasi ruang gerak mereka dalam membangun usaha dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) telah melayani 22,7 juta perempuan prasejahtera yang tersebar di 6.165 kecamatan di Indonesia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement