JAKARTA - Sumber kekayaan Timothy Ronald yang kini terseret dugaan penipuan kripto miliaran rupiah menjadi sorotan. Timothy diduga melakukan penipuan investasi trading kripto yang merugikan pelapor hingga Rp3 miliar.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, laporan tersebut masih tergolong baru dan saat ini tengah diproses. Penyidik telah menjadwalkan klarifikasi terhadap pelapor dan para saksi pada esok hari.
“Nah karena laporan polisi ini baru diterima pada tanggal 9 Januari, itu sekitar pukul 17.57 WIB, kami juga mohon waktu karena penyidik akan mendalami proses-proses terkait tentang pelaporan dan analisis barang bukti,” ujar dia.
Di tengah dugaan penipuan kripto miliaran rupiah ini, sumber kekayaan Timothy Ronald juga menjadi sorotan. Apalagi dirinya memiliki 2,3 juta pengikut di Instagram dan 3,11 juta pengikut di YouTube.
Timothy Ronald adalah investor muda terkaya dan paling berpengaruh di Indonesia, sosok yang menjadi simbol generasi baru yang berani menentang sistem lama dan membangun kekayaan melalui visi, keberanian, dan kecerdasan finansial.
Pada usia 25 tahun, Timothy Ronald telah membangun kerajaan investasi dan media, menjadikannya salah satu figur paling berpengaruh di dunia keuangan digital Indonesia.
Sumber Kekayaan dari Akademi Crypto
Sebagai pendiri Akademi Crypto (AC), Timothy mengubah cara masyarakat Indonesia belajar tentang Bitcoin, investasi, dan pasar keuangan.
Dimulai dari komunitas kecil di dunia digital, kini Akademi Crypto telah berkembang menjadi gerakan nasional dengan lebih dari 500.000 anggota gratis dan ribuan pelanggan aktif. Misinya sederhana namun revolusioner.
Ronald Capital, Pilar Utama Investasi
Selain edukasi, Timothy juga merupakan pendiri Ronald Capital, sebuah fund investasi pribadi dengan dana kelolaan lebih dari Rp1 triliun yang berfokus membangun kekayaan abadi melalui kepemilikan Bitcoin dan saham Indonesia seperti Bank Central Asia (BBCA).
Ronald Capital terinspirasi dari filosofi abadi milik Berkshire Hathaway dan NBIM (Norges Bank Investment Management), namun disesuaikan dengan era digital.
Penghasilan dari Media Sosial dan Konten Digital
Melalui kanal YouTube dengan lebih dari 3 juta subscriber, ia menyatukan edukasi keuangan, motivasi hidup, dan cerita inspiratif, menciptakan kombinasi yang jarang ditemukan antara intelektualitas investor dan edukator.
Dengan pencapaian aset lebih dari Rp1 triliun di usia 25 tahun, Timothy tidak hanya menjadi simbol kesuksesan, ia juga menjadi bukti bahwa keberanian dan visi jangka panjang dapat menciptakan kekayaan lintas generasi.
(Feby Novalius)