JAKARTA - Seiring berkembangnya layanan keuangan digital di Indonesia, masyarakat semakin sering dihadapkan pada kebutuhan dana mendesak tanpa harus mengganggu tabungan utama. Kondisi ini mendorong kebutuhan akan akses pinjaman jangka pendek yang
fleksibel dan dapat diandalkan.
Hal ini terlihat dari pertumbuhan pinjaman daring sebesar 22,16% per September 2025, yang menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan pinjaman daring untuk kebutuhan.
Direktur Utama KlikCair, Andreaw, menyatakan pengembangan layanan baru KlikNano lahir dari pemahaman terhadap kebutuhan nyata masyarakat. Hal ini seiring meningkatnya kebutuhan akan akses pendanaan yang fleksibel, transparan dan sesuai regulasi.
“Layanan ini dirancang untuk membantu masyarakat memenuhi berbagai kebutuhan mulai. Dari kebutuhan rumah tangga, operasional usaha hingga kebutuhan personal tanpa harus membongkar tabungan utama mereka," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/1/2026).
Andreaw menuturkan pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat perannya dalam mendukung inklusi keuangan melalui inovasi layanan digital yang bertanggung jawab.
“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses ke solusi pendanaan yang tidak hanya cepat dan mudah, sekaligus menjadikan kami sebagai layanan keuangan andalan yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi pengguna,” jelasnya.
Dia menambahkan pihaknya memandang teknologi tidak hanya sebagai sarana mempercepat proses pinjaman, tapi juga guna membangun literasi, inklusi, dan kepercayaan terhadap layanan keuangan digital.
"Melalui layanan pinjaman daring yang transparan dan sesuai regulasi, kami berupaya jadi solusi pengelolaan kebutuhan finansial yang lebih terencana," pungkasnya.
(Taufik Fajar)