JAKARTA - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memprediksi penyaluran pembiayaan industri pinjaman daring (pindar) melonjak signifikan pada Ramadhan hingga Idulfitri 2026. Hal tersebut seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Menurut Ketua Umum AFPI, Entjik S. Djafar permintaan pembiayaan berpotensi meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan bulan-bulan normal.
“Karena permintaan pasti bisa double dibanding bulan-bulan biasa,” kata Entjik di Jakarta dikutip, Kamis (5/3/2026).
Dia juga mengimbau seluruh anggota AFPI untuk tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit.
Entjik menambahkan strategi utama industri tetap mengedepankan sikap konservatif di tengah tantangan ekonomi 2026 yang dinilai masih cukup tinggi.