Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Orang RI Makin Banyak Pinjol dan Paylater, Generasi Muda Diingatkan Investasi

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 20 Mei 2026 |08:15 WIB
Orang RI Makin Banyak Pinjol dan Paylater, Generasi Muda Diingatkan Investasi
Pinjol (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Di tengah kemudahan akses pinjaman online (pinjol) dan layanan buy now pay later (BNPL), kondisi kesehatan finansial generasi muda Indonesia dinilai semakin memerlukan perhatian serius. 

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 48,65% kredit macet pinjaman online per Maret 2026 berasal dari kelompok usia 19–34 tahun. 

Pada periode yang sama, outstanding pinjol nasional mencapai Rp101,03 triliun atau tumbuh 26,25% secara tahunan, sementara total utang BNPL menyentuh Rp28,3 triliun dari 30,81 juta pengguna.

Kondisi tersebut dinilai menunjukkan pentingnya pengelolaan keuangan yang lebih disiplin sejak dini, khususnya di tengah tingginya akses terhadap layanan keuangan digital. 

Atas data tersebut, generasi muda didorong untuk membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat melalui strategi investasi rutin seperti Dollar-Cost Averaging (DCA), yakni metode investasi berkala dengan nominal tetap secara konsisten untuk membangun aset jangka panjang.

Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian mengatakan, tingginya penggunaan pinjol dan paylater di kalangan anak muda menunjukkan adanya ketimpangan antara pola konsumsi digital dengan kesiapan dalam membangun kondisi finansial jangka panjang.

“Generasi muda saat ini sangat dekat dengan teknologi dan layanan keuangan digital. Namun di saat yang sama, banyak yang belum memiliki kebiasaan mengelola keuangan secara konsisten," katanya di Jakarta, Rabu (20/6/2026).

Dia menambahkan, padahal, membangun kondisi finansial yang sehat tidak selalu harus dimulai dari nominal besar. 

"Langkah sederhana seperti menyisihkan setidaknya 5% dana dingin dari penghasilan untuk investasi rutin dapat membentuk disiplin finansial dalam jangka panjang,” ujar Aloysia.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement