Meningkatnya jumlah korban PHK, menurut Indah, tidak lepas dari tekanan kondisi global, khususnya ketegangan geopolitik yang memengaruhi kinerja dunia usaha. Dinamika geopolitik sepanjang 2025, terutama pada semester pertama, berdampak langsung terhadap aktivitas ekspor dan impor Indonesia.
"Pertama, ada tekanan dari ekspor-impor. Kondisi dunia pada awal 2025, terutama sampai semester pertama, masih ada dinamika geopolitik yang cukup tinggi, termasuk perang dan sebagainya. Pasti itu berpengaruh ke ekspor," ungkapnya.