Hans menambahkan bahwa fenomena transisi global ini menjadi pendorong utama yang sangat kuat bagi aset safe haven tersebut.
"Kenaikan emas itu bukan cuma karena geopolitik, tetapi karena dunia sedang berubah meninggalkan dolar dengan memegang emas," pungkasnya.
Kenaikan harga emas dunia berdampak langsung pada harga logam mulia di dalam negeri. Berdasarkan data resmi Logam Mulia, harga emas Antam 24 karat hari ini mengalami lonjakan drastis sebesar Rp90.000 per gram, membawanya ke level rekor baru Rp2.880.000 per gram.
Lonjakan harga ini mencerminkan tingginya permintaan investor domestik untuk mengamankan aset di tengah fluktuasi nilai tukar dan ketidakpastian pasar finansial global.
(Dani Jumadil Akhir)