Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Lapangan Usaha Sumber Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal IV-2025

Anggie Ariesta , Jurnalis-Kamis, 05 Februari 2026 |11:54 WIB
 Ini Lapangan Usaha Sumber Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal IV-2025
Ini Lapangan Usaha Sumber Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal IV-2025 (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,39 persen pada kuartal IV-2025 dan 5,11 persen sepanjang tahun 2025.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, seluruh lapangan usaha tumbuh positif yaitu industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi, kecuali pertambangan

"Lapangan usaha utama yang memberikan kontribusi besar terhadap PDB yaitu industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi dan pertambangan, di mana total share lima lapangan usaha ini mencakup sebesar 63,09 persen PDB," kata Amalia dalam Rilis Berita Resmi Statistik BPS, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Lapangan Usaha Sumber Pertumbuhan Ekonomi

Selain itu, lanjut Amalia, lapangan usaha yang tumbuh tinggi antara lain transportasi dan pergudangan, dimana tumbuh karena peningkatan mobilitas masyarakat seiring libur Nataru dan stimulus diskon tarif angkutan.

Kedua adalah informasi dan komunikasi yang tumbuh 8,09 persen yang didorong oleh peningkatan aktivitas pengguna internet dan peningkatan traffic data operator seluler.

Terakhir, jasa keuangan tumbuh ditopang oleh pertumbuhan kredit dan pendapatan premi asuransi.

 

Industri Pengolahan

Pada kuartal IV 2025, industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi yakni sebesar 1,10 persen. "Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga didorong oleh lapangan usaha perdagangan yang memberikan sumber pertumbuhan 0,79 persen," ungkap Amalia.

Kemudian, informasi dan komunikasi memberikan sumber pertumbuhan 0,55 persen, serta pertanian memberikan sumber pertumbuhan 0,51 persen.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement