Untuk mengurai kemacetan dan memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam merencanakan mudik, pemerintah memperkenalkan skema Work From Anywhere (WFA) atau Flexible Working Arrangement. Kebijakan ini berlaku selama 5 hari bagi ASN maupun pekerja swasta.
"Pemerintah menerapkan skema kerja Work From Anywhere, bukan libur ya, ini clear Work From Anywhere atau flexible working arrangement, itu tanggalnya 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret," tegas Airlangga.
Bantuan Pangan untuk Masyarakat Kelas Bawah
Selain dari sisi mobilitas, pemerintah memperkuat daya beli masyarakat kelas bawah melalui penyaluran bantuan pangan gratis. Sebanyak 35,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di desil 1–4 akan menerima paket bantuan.
Paket bantuan terdiri dari 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng, yang disalurkan selama 2 bulan (mulai bulan Ramadan/Februari).
"Estimasi kebutuhan anggaran sebesar Rp11,92 triliun, dan ini akan mulai disalurkan di bulan Ramadan atau Februari nanti," tambahnya.
Airlangga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan kementerian terkait dapat menjaga kelancaran logistik agar bantuan ini segera sampai ke tangan masyarakat guna memperkuat sisi permintaan (demand side) menjelang Idul Fitri.
(Feby Novalius)