JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025.
Indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia tercatat 66,46 persen, sementara indeks inklusi keuangan mencapai 80,51 persen.
Capaian ini meningkat dibanding SNLIK 2024, yang mencatat indeks literasi keuangan 65,43 persen dan inklusi keuangan 75,02 persen.
Dorong Inklusi Keuangan
Bank Jakarta memanfaatkan komunitas suporter sepak bola sebagai kanal untuk memperluas basis nasabah dan meningkatkan penggunaan layanan perbankan, yang bertujuan menghubungkan semangat olahraga dengan literasi dan inklusi.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo menyampaikan bahwa pendekatan berbasis komunitas menjadi salah satu strategi efektif Bank Jakarta dalam mendorong inklusi keuangan.
"Melalui tema From the Pitch to the Branch, kami ingin membawa energi dan semangat kebersamaan dari lapangan ke dalam layanan perbankan. Inklusi keuangan berarti memastikan setiap lapisan masyarakat, termasuk komunitas suporter, untuk memiliki akses terhadap layanan keuangan yang aman, mudah, dan bermanfaat,” ujar Agus dalam acara inklusi keuangan yang mempertemukan pemain Persija Jakarta dengan komunitas suporter The Jakmania di kantor cabang Bank Jakarta, Jakarta dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Bank Jakarta juga memperkenalkan berbagai layanan yang dimiliki, seperti Kartu Debit VISA, pembukaan rekening tabungan, penggunaan QRIS untuk transaksi non-tunai, serta pemanfaatan mobile banking untuk kebutuhan sehari-hari, terutama melalui pemain Persija dan komunitas Jakmania.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi menambahkan bahwa kolaborasi dengan Persija merupakan bentuk dukungan Bank Jakarta dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berbasis komunitas.
"Kami memandang olahraga, utamanya sepak bola adalah medium pemersatu interaksi dan aktivitas warga yang kuat. Melalui kolaborasi ini, Bank Jakarta ingin memastikan inklusi keuangan hadir secara nyata, tidak hanya sebagai program, tetapi sebagai gerakan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Arie.
Ke depan, Bank Jakarta akan terus menghadirkan program serupa di berbagai titik komunitas, memperluas jangkauan layanan, serta memperkuat sinergi antara sektor olahraga dan perbankan demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Jakarta.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.