JAKARTA - Imbal hasil atau return yang prospektif dan stabil dari produk reksa dana syariah PT MNC Asset Management menjadi alasan utama Bank Neo Commerce (BNC) mengarahkan para nasabahnya berinvestasi Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) dengan underlying obligasi korporasi.
Head of Wealth Management BNC Angga Mahandera menekankan saat ini sedang digencarkan perpindahan deposan menjadi investor reksa dana. Mereka ingin menempatkan para dana nasabah ke portofolio investasi yang lebih bertumbuh.
"Kami memberikan edukasi kepada nasabah untuk bisa memberikan satu solusi finansial yang cukup simpel, sederhana, dan akurat dengan kondisi dinamika pasar uang yang memang angat cepat bergeraknya," kata Angga dalam forum edukasi nasabah Neo Commerce dengan jajaran MNC Asset Management di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Dari transisi saat ini, para nasabah dikatakan Angga menyambut positif. Mereka tertarik dengan konsep investasi reksa dana syariah yang mengedepankan minim risiko. Bahkan, sudah ditetapkan target Assets Under Management (AUM) dari investasi.
Angga menekankan profil risiko reksa dana syariah yang diedukasi kepada nasabah perlahan demi perlahan mengikis orientasi investasi di instrumen konvensional seperti deposito.
"Kami lebih mengedukasikan terhadap konsep risikonya itu sendiri, sehingga dengan pengenalan konsep risiko, kami bisa memberikan solusi kepada nasabah dengan investasi yang relatif lebih aman," kata dia.
Dalam momen sama, Direktur MNC Asset Management Dimas Aditya Ariadi mengatakan reksa dana syariah yang dikelolanya menawarkan kestabilan imbal hasil atau return yang diukur dalam setiap harinya. Sehingga nilai return yang terjaga stabil dari hari ke hari bakal terakumulasi secara terukur tiap tahunnya.
"Return (reksa dana syariah) kami satu tahun 7,87 persen net. Tapi kami tidak mengedukasi return satu tahun bapak-ibu. Karena apa? Bapak-Ibu jangan melihat return-nya berapa satu tahun? Karena return masa lalu tidak mencerminkan return masa depan," kata Dimas.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.