JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat jumlah pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025 mencapai 5.214.894 laporan hingga Senin, 2 Maret 2026 pukul 08.18 WIB. Hampir seluruh laporan tersebut disampaikan melalui sistem digital terbaru.
“Progres pelaporan SPT Tahunan PPh untuk periode sampai dengan 2 Maret 2026 (Tahun Pajak 2025) tercatat sebanyak 5.214.894 SPT,” ujar Inge dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).
Adapun rincian saluran pelaporan terdiri atas Coretax DJP sebanyak 5.213.558 SPT dan Coretax Form sebanyak 1.336 SPT.
Berdasarkan klasifikasi wajib pajak, kelompok Orang Pribadi (OP) karyawan masih menjadi kontributor terbesar dalam pelaporan periode ini.
Rincian pelaporan melalui Coretax DJP untuk Tahun Buku Januari–Desember meliputi Orang Pribadi Karyawan sebanyak 4.641.195 SPT, Orang Pribadi Non-Karyawan 455.111 SPT, Wajib Pajak Badan (rupiah) 116.243 SPT, dan Wajib Pajak Badan (USD) 109 SPT.
Selain itu, untuk wajib pajak dengan tahun buku berbeda yang mulai dilaporkan sejak 1 Agustus 2025, DJP telah menerima 879 SPT dari Wajib Pajak Badan (rupiah) dan 21 SPT dari Wajib Pajak Badan (USD).
Seiring berlangsungnya masa pelaporan, aktivasi akun Coretax oleh wajib pajak juga terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah akun yang telah aktif mencapai 14.903.610.
“Jumlah wajib pajak yang telah melakukan aktivasi akun Coretax DJP mencapai 14.903.610,” kata Inge.
Rinciannya, Wajib Pajak Orang Pribadi sebanyak 13.897.537 akun, Wajib Pajak Badan 915.973 akun, Wajib Pajak Instansi Pemerintah 89.875 akun, dan Wajib Pajak PMSE 225 akun.
DJP mengingatkan Wajib Pajak Orang Pribadi bahwa batas waktu pelaporan SPT Tahunan jatuh pada 31 Maret 2026. Masyarakat diimbau segera mengaktifkan akun dan melaporkan SPT lebih awal guna menghindari kendala teknis akibat lonjakan trafik sistem menjelang batas akhir pelaporan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.