Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PGN (PGAS) Siapkan Capex USD353 Juta pada 2026, Perkuat Infrastruktur Gas

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Senin, 09 Maret 2026 |21:16 WIB
PGN (PGAS) Siapkan Capex USD353 Juta pada 2026, Perkuat Infrastruktur Gas
PGAS (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) atau PGN mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar USD353 juta pada tahun 2026.

Capex Sub Holding Gas Pertamina ini meningkat sekitar 14% dibandingkan tahun 2025. Alokasi capex 2026 ditujukan untuk memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi yang terintegrasi serta mendukung ketahanan energi nasional, sekaligus mengoptimalkan peran gas bumi sebagai energi transisi.

Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto mengatakan, strategi perusahaan pada 2026 akan berfokus pada pertumbuhan yang terintegrasi, kredibel, dan berkelanjutan.

“Arah strategis PGN pada tahun 2026 difokuskan pada penguatan operasional, konsolidasi portofolio bisnis, serta ekspansi bisnis bernilai tambah secara selektif. Seluruhnya diimbangi dengan strategi keuangan yang disiplin serta komitmen penuh terhadap penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di setiap lini,” ujar Arief di Jakarta, Senin (9/3/2026).

PGN mengalokasikan capex sebesar USD219 juta untuk pengembangan infrastruktur transmisi dan distribusi, baik pipeline maupun beyond pipeline seperti Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquefied Natural Gas (LNG). Alokasi capex ini sebagai upaya menghadirkan energi yang lebih dekat dan andal bagi masyarakat serta pelanggan industri.

Beberapa proyek prioritas meliputi customer attachment, perluasan jaringan gas rumah tangga (jargas) di wilayah Sumatera dan Jawa, pembangunan Pipa Tegal–Cilacap dan perpanjangan Pipa Sei Mangkei, serta pengembangan terminal regasifikasi di Jawa Timur. 

Di sisi lain, PGN juga melanjutkan pengembangan low carbon business sebagai mesin pertumbuhan jangka panjang, termasuk inisiatif biomethane.

 

Sementara itu, di sisi hulu (upstream), PGN mengalokasikan capex sebesar USD134 juta untuk mengoptimalkan kinerja eksplorasi dan peningkatan oil and gas lifting. 

Program utama mencakup kegiatan pengeboran (drilling) di Wilayah Kerja (WK) Pangkah, Ketapang, dan Fasken, perpanjangan kontrak kerja sama (KKKS) di WK Pangkah, serta pelaksanaan survei dan pemrosesan seismik 3D.

"Untuk memastikan pencapaian target kinerja operasional, kami memperkuat aspek HSSE dengan target Zero accident. Sementara untuk komitmen keberlanjutan, kami menargetkan pengurangan emisi sebesar 35.000 ton CO2 ekuivalen," tegas Arief.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement