Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Aktivitas Kawasan Industri dan Lebaran Dongkrak Arus Logistik Jateng-Jatim

Anindita Trinoviana , Jurnalis-Kamis, 12 Maret 2026 |12:23 WIB
Aktivitas Kawasan Industri dan Lebaran Dongkrak Arus Logistik Jateng-Jatim
SPTP siapkan langkah antisipasi menghadapi lonjakan arus logistik menjelang Lebaran 2026. (Foto: dok Pelindo)
A
A
A

Untuk mengantisipasi penumpukan, ALFI Jatim menerapkan strategi pengalihan lokasi. Gudang yang biasanya digunakan untuk ekspor bakal dimanfaatkan sementara untuk menampung barang impor. Semua itu dilakukan setelah koordinasi dan izin Bea Cukai agar arus logistik tetap lancar.

"Setiap tahun selalu ada migrasi antarterminal, terutama untuk kontainer ekspor-impor. Di sini ada dua terminal utama, Terminal Teluk Lamong dan Terminal Petikemas Surabaya," ujarnya. 

Wibi menuturkan, lonjakan arus logistik tahun lalu mencapai 103 persen. Namun, masih bisa diantisipasi dengan memindahkan kontainer ke storage domestik maupun depo yang beroperasi selama 24 jam tanpa henti. 

Lebih jauh, ia menilai pelabuhan-pelabuhan seperti Tanjung Mas dan Tanjung Perak perlu peningkatan infrastruktur seperti diperluas lahannya agar penyandaran kapal bisa lebih banyak.

Mengantisipasi peningkatan arus logistik jelang Lebaran 2026, PT Pelindo Terminal Petikemas mengaku telah melakukan persiapan di sejumlah terminal yang dikelola.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra mengatakan dengan sistem operasi terminal yang digunakan saat ini, pihaknya dapat merencanakan pelayanan bongkar muat kapal peti kemas sejak jauh-jauh hari. Terminal dapat memprediksi tingkat kepadatan tambatan di dermaga (berth occupancy ratio) juga tingkat kepadatan lapangan penumpukan peti kemas (yard occupancy ratio).

"Kami melakukan antisipasi sejak awal, terutama untuk lapangan penumpukan agar lebih optimal dalam menampung peti kemas, karena kurang lebih selama 16 hari peti kemas ini akan berada di dalam terminal dengan adanya pembatasan angkutan barang," katanya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement