Sebagai alternatif, ia menyarankan agar pemerintah lebih fokus memberikan insentif dalam bentuk diskon harga pembelian sepeda motor listrik baru. Dengan skema tersebut, masyarakat akan lebih tertarik untuk beralih ke kendaraan listrik tanpa harus menanggung biaya konversi yang tinggi.
Di akhir pernyataannya, Sofyano menegaskan bahwa dorongan pemerintah untuk memperkuat elektrifikasi nasional seharusnya tidak hanya dipicu oleh situasi konflik global seperti yang terjadi saat ini. Kebijakan tersebut harus menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mewujudkan ketahanan dan kedaulatan energi nasional.
“Elektrifikasi harus dilihat sebagai strategi nasional yang berorientasi pada masa depan. Tujuannya bukan sekadar merespons dampak konflik global, tetapi untuk memastikan Indonesia memiliki sistem energi yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.