JAKARTA – Dua bandara Indonesia, yakni Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, masuk dalam daftar World’s Top 100 Airports 2026 yang dirilis Skytrax di London pada 18 Maret 2026 waktu setempat.
Bandara Soekarno-Hatta menempati peringkat ke-22 dunia, naik tiga posisi dibandingkan tahun 2025 yang berada di posisi ke-25. Sementara itu, Bandara I Gusti Ngurah Rai naik lima peringkat dari posisi ke-72 menjadi ke-67.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi menilai pencapaian tersebut mencerminkan kemajuan signifikan di tengah persaingan global industri kebandarudaraan.
“Pencapaian dua bandara tersibuk di Indonesia ini tidak lepas dari program transformasi yang terus kami jalankan sejak tahun 2024 untuk melayani sepenuh hati dan menghadirkan layanan berstandar global. Transformasi berjalan baik berkat dukungan regulator dan seluruh pemangku kepentingan strategis termasuk pengguna jasa bandara,” ujar Mohammad R. Pahlevi, Kamis (19/3/2026).
InJourney Airports menjalankan transformasi yang berfokus pada peningkatan kualitas infrastruktur dan fasilitas (premises), kolaborasi erat dengan para pemangku kepentingan (process), serta peningkatan layanan personel berstandar global (people) guna menghadirkan pengalaman perjalanan berkelas dunia bagi pengguna jasa.
Sejalan dengan upaya tersebut, peringkat kedua bandara menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Bandara Soekarno-Hatta naik dari peringkat ke-28 pada 2024, ke-25 pada 2025, dan kini ke posisi 22 dunia. Sementara itu, Bandara I Gusti Ngurah Rai meningkat dari peringkat ke-74 pada 2024, ke-72 pada 2025, dan menjadi ke-67 pada 2026.
“Tren peningkatan ini menunjukkan konsistensi perbaikan layanan dalam tiga tahun terakhir dan menandakan bahwa transformasi bandara berjalan pada jalur yang tepat,” ujar Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir.
“Melalui transformasi ini kami memperkuat kultur customer-centric yang mendorong organisasi menjadi proaktif dan prediktif dalam memberikan pelayanan yang lebih baik. Kami berharap peningkatan kualitas layanan ini dapat dirasakan langsung oleh pengguna jasa bandara, khususnya di Bandara Soekarno-Hatta dan I Gusti Ngurah Rai sebagai bandara pilot project dalam transformasi,” jelasnya.
Di Bandara Soekarno-Hatta, hasil transformasi antara lain beautifikasi Terminal 3, peresmian Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F oleh Presiden Prabowo Subianto, serta dioperasikannya kembali Terminal 1C dengan wajah baru yang memadukan unsur modern dan sentuhan tradisional khas Indonesia.
Sementara itu, di Bandara I Gusti Ngurah Rai dilakukan optimalisasi fasilitas, perluasan akses jalan, penambahan taman air, serta pengoperasian gedung jembatan penyeberangan orang (JPO) yang estetis dan megah untuk menghubungkan terminal dengan area parkir kendaraan. Pada area JPO juga tersedia titik penjemputan yang dirancang lebih nyaman.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.