Lebih lanjut, Darmawan menegaskan, kesiagaan personel selama masa siaga pada 12 hingga 31 Maret 2026 menjadi garda terdepan dalam menjaga kelancaran pasokan listrik. Untuk itu, sebanyak 72.053 personel tersebar di 4.137 posko di seluruh Tanah Air dan bersiaga 24 jam nonstop.
“Personel PLN di seluruh Indonesia terus siaga. Di tengah periode libur panjang, kami tetap bertugas di lapangan untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Kami juga memastikan objek vital serta kegiatan ibadah pada Idulfitri dapat berlangsung lancar,” tuturnya.
Para personel tersebut juga didukung kendaraan operasional berupa 4.901 unit mobil dan 4.594 unit sepeda motor, serta berbagai peralatan pendukung seperti 2.005 unit genset, 773 unit uninterruptible power supply (UPS), 1.349 unit gardu bergerak (UGB), dan 429 unit crane sebagai pengamanan berlapis.
Menurutnya, kesiapan ini merupakan hasil dari sinergi seluruh insan PLN Group yang telah dipersiapkan sejak jauh hari, mencakup kecukupan energi primer, kesiapan pembangkit, hingga ketahanan jaringan transmisi serta distribusi.
Selain menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga memperkuat dukungan bagi pengguna kendaraan listrik. PLN telah menyiagakan sebanyak 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 3.097 titik di seluruh penjuru negeri. Untuk memperkuat layanan pengisian daya selama arus mudik, PLN juga menyiapkan layanan darurat berupa SPKLU mobile.