Meskipun pada penutupan perdagangan 20 Maret 2026 Rupiah sempat menguat 0,37 persen ke level Rp16.928, namun ancaman perang darat antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel menjadi sentimen negatif yang sangat kuat bagi mata uang negara berkembang.
Ibrahim memperkirakan, pada pembukaan perdagangan 24 Maret 2026 nanti, posisi Rupiah akan terdepresiasi dan berpotensi melewati ambang psikologis baru.
"Dalam perdagangan minggu depan, kemungkinan mata uang Rupiah masih akan terus mengalami pelemahan ya," tuturnya.
Berikut estimasi pergerakan mata uang pada 24 Maret 2026:
• Rentang Rupiah: Rp16.990 – Rp17.075 per dolar AS
• Kondisi Pasar: Dolar AS sebelumnya telah menguat 0,42 persen ke level 99,64 pada 20 Maret
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.