Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jasa Raharja Catat Santunan Korban Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Capai Rp11,2 Miliar

Tangguh Yudha , Jurnalis-Rabu, 25 Maret 2026 |17:59 WIB
Jasa Raharja Catat Santunan Korban Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Capai Rp11,2 Miliar
Jasa Raharja (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin menyatakan bahwa pihaknya telah menyalurkan santunan senilai Rp11,2 miliar kepada keluarga korban meninggal dunia akibat kecelakaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Awaluddin mengungkap, santunan tersebut diberikan kepada 224 ahli waris dari total 228 korban yang tercatat hingga Selasa malam.

"Kami sudah memberikan santunan sampai dengan tadi malam 11,2 miliar kepada 224 korban yang meninggal dunia dari 228 yang kami catat yang sudah disalurkan kepada keluarga korban dan ahli waris," ujarnya dalam konferensi pers di Jasa Marga Tollroad Command Center pada Rabu (25/3/2026).

Menurut Awaluddin, kecelakaan selama periode mudik dan balik Lebaran masih didominasi kendaraan roda dua. Ia menjelaskan, faktor utama penyebab kecelakaan adalah kelelahan pengemudi atau fatigue driving akibat perjalanan panjang selama tiga hingga lima jam tanpa istirahat cukup, ditambah kondisi kendaraan yang kurang prima.

"Penyebab peristiwa ini adalah fatigue driving atau kelelahan dari pengemudi jarak perjalanan yang cukup jauh diatas kurang lebih 3-5 jam perjalanan, dan kemudian kondisi dari kendaraan bermotornya," sebutnya.

 

Meski demikian, Awaluddin menegaskan jumlah kecelakaan fatal selama masa siaga angkutan Lebaran tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga tadi malam, tercatat 228 korban meninggal dunia, turun 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 318 korban.

"Dapat kami sampaikan terjadi peristiwa fatalitas yang turun 28% dibandingkan periode yang sama 12 hari dalam siaga angkutan lebaran tahun ini. 228 yang tercatat sampai dengan tadi malam dan kemudian kalau kita bandingkan dengan 318 di tahun lalu," lanjutnya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement