Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perluas Investasi, RI Bangun Hotel di Uzbekistan 

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 08 April 2026 |15:44 WIB
 Perluas Investasi, RI Bangun Hotel di Uzbekistan 
Perluas Investasi, RI Bangun Hotel di Uzbekistan (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia dan Uzbekistan memperkuat kerja sama investasi dan perdagangan. Hal ini ditandai dengan inisiasi Perundingan Free Trade Agreement (FTA) serta penandatanganan perjanjian kerja sama pada Maret 2026. 

Fokus utama meliputi sektor tekstil, farmasi, pariwisata, dan infrastruktur, dengan total perdagangan mencapai USD181,4 juta pada 2025, tumbuh pesat 48,9% dalam lima tahun.

Sektor swasta pun melihat peluang ini dengan memasuki sektor properti dan hospitality di Samarkand, Uzbekistan. Ekspansi ini difokuskan pada pengembangan destinasi wisata religi yang tengah tumbuh pesat di kawasan tersebut.

Langkah strategis ini ditandai melalui penandatanganan dua kesepakatan kerja sama dalam forum Uzbekistan-Indonesia Cooperation Forum 2026 yang digelar di Jakarta. Inisiatif tersebut mencakup pembangunan hotel baru serta akuisisi aset properti eksisting.

Pada proyek pengembangan, EGI Resources melalui EGI Foods and Beverages LLC menjalin kemitraan dengan Hamkorbank untuk membangun hotel berstandar internasional di kawasan kompleks Makam Imam Bukhari, yang dikenal sebagai salah satu pusat ziarah utama di kawasan Asia Tengah.

Selain itu, melalui entitas Arslan Air LLC, EGI Resources juga mengakuisisi aset hotel milik Trastbank JSC. Properti tersebut akan direvitalisasi dengan konsep baru yang mengangkat identitas budaya Indonesia.

CEO EGI Resources Erslan Gazali Ibrahim, menyatakan bahwa hotel hasil pengembangan akan mengusung nama Hotel Kampoeng Indonesia dengan konsep layanan internasional yang dipadukan dengan keramahtamahan khas Indonesia.

“Konsep ini kami hadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan, khususnya di destinasi religi yang terus berkembang,” ujarnya dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

 

Dari sisi hubungan bilateral, proyek ini turut mendapat dukungan pemerintah setempat. usai dihadiri Gubernur Samarkand AM Boboyev serta Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov dalam penandatanganan kerja sama.

Manajemen EGI Resources menilai, ekspansi ini tidak hanya membuka peluang bisnis baru, tetapi juga berpotensi memperkuat arus investasi antara Indonesia dan Uzbekistan, terutama di sektor pariwisata dan gaya hidup.

Ke depan, perusahaan optimistis bahwa pengembangan ekosistem wisata religi yang terintegrasi di Samarkand akan menjadi pintu masuk strategis bagi pelaku usaha Indonesia untuk memperluas jejak di pasar internasional.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement