Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Cuma FOMO, Ini Pentingnya Edukasi Aset Kripto Sebelum Investasi

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Sabtu, 11 April 2026 |16:00 WIB
Jangan Cuma FOMO, Ini Pentingnya Edukasi Aset Kripto Sebelum Investasi
Jangan Cuma FOMO, Ini Pentingnya Edukasi Aset Kripto Sebelum Investasi (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Edukasi aset keuangan digital khususnya aset kripto bagi generasi muda Indonesia sebagai investasi sangat penting. Hasil kajian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) pada 2025 mengungkapkan bahwa mayoritas pemilik aset keuangan digital didominasi oleh kelompok usia di bawah 35 tahun. 

Fenomena ini menempatkan generasi muda sebagai salah satu penggerak adopsi
ekosistem keuangan digital nasional di masa depan. Dalam menghadapi perkembangan ini, kesadaran akan literasi menjadi kunci utama agar pertumbuhan dapat berjalan secara berkelanjutan dan mengedepankan aspek keamanan dan perlindungan konsumen.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso menyatakan, tentang pentingnya literasi transaksi aset kripto. Hal ini disampaikan saat edukasi tentang aset kripto kepada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).

"Tugas utama kita semua di sini sebagai regulator, pelaku usaha dan akademisi bukan hanya soal mempercepat laju adopsi, tetapi memastikan bahwa konsumen tidak hanya ikut tren atau terbawa FOMO, serta memperoleh perlindungan yang memadai. Kita tidak ingin pasar menjadi arena spekulasi murni, di mana masyarakat hanya tergiur narasi cepat kaya tanpa memahami risiko yang menyertainya," katanya dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Adi tidak menginginkan pasar menjadi arena spekulasi murni, yang mana masyarakat hanya tergiur narasi cepat kaya tanpa memahami risiko yang menyertainya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement