Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stok Minyakita Terbatas, Pemerintah Siapkan Tambah Pasokan

Rohman Wibowo , Jurnalis-Selasa, 14 April 2026 |19:24 WIB
Stok Minyakita Terbatas, Pemerintah Siapkan Tambah Pasokan
Pemerintah berencana menambah pasokan Minyakita kepada Perum Bulog dan BUMN pangan dalam waktu dekat. (Foto: Okezone.com/IMG)
A
A
A

JAKARTA — Pemerintah berencana menambah pasokan Minyakita kepada Perum Bulog dan BUMN pangan dalam waktu dekat. Rencana ini merupakan respons atas keterbatasan stok Minyakita di pasaran yang berdampak pada kenaikan harga dan memicu inflasi.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan ketentuan Domestic Market Obligation (DMO) sebesar 35% melalui BUMN merupakan batas minimal yang harus dipenuhi pelaku usaha. Peningkatan realisasi penyaluran di atas ketentuan tersebut dapat dilakukan sepanjang didukung kesiapan pasokan.

“Kementerian Perdagangan siap memfasilitasi pertemuan antara pelaku usaha atau produsen dengan BUMN pangan untuk membahas penguatan distribusi. Langkah ini diharapkan dapat mendukung kelancaran penyaluran Minyakita sehingga stabilitas harga minyak goreng di tingkat konsumen tetap terjaga,” kata Budi, dikutip Selasa (14/4/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Iqbal Shoffan Shofwan tidak menampik adanya kelangkaan stok Minyakita di pasar tradisional yang memicu kenaikan harga.

Kementerian Perdagangan memastikan penyaluran minyak ke pedagang pasar rakyat dioptimalkan melalui jalur distribusi BUMN, yaitu Perum Bulog serta BUMN pangan seperti ID Food dan Agrinas.

“Sebagai informasi, realisasi distribusi meningkat secara signifikan, yaitu mencapai 49,45% dari total realisasi DMO,” ujar Iqbal.

Kemendag, kata Iqbal, akan terus mendorong optimalisasi distribusi agar pasokan Minyakita di pasar rakyat tetap terjaga. Kementerian juga memperkuat koordinasi dengan pelaku usaha dan pemangku kepentingan terkait guna memastikan kelancaran distribusi serta mencegah terjadinya hambatan pasokan di lapangan.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani meminta tambahan kuota Minyakita kepada Kementerian Perdagangan untuk mengatasi kelangkaan di sejumlah pasar.

Bulog mengusulkan peningkatan batas DMO guna memperlancar distribusi Minyakita sekaligus mendukung program pangan yang dijalankan. Saat ini, Bulog menginginkan penambahan kuota DMO Minyakita menjadi 65%, dari sebelumnya 35%.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement