Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

LRT hingga Whoosh Jadi Pilihan Transportasi Imbas Tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Selasa, 28 April 2026 |20:29 WIB
LRT hingga Whoosh Jadi Pilihan Transportasi Imbas Tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo
Jumlah penumpang Whoosh dan LRT mengalami peningkatan pascainsiden kecelakaan maut yang melibatkan KRL dengan KA jarak jauh. (Foto: Okezone.com/Kemenhub)
A
A
A

JAKARTA – Jumlah penumpang Whoosh dan LRT mengalami peningkatan pascainsiden kecelakaan maut yang melibatkan KRL dengan KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek pada Senin malam.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan okupansi pada hari ini mengalami peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan Selasa pekan sebelumnya. Realisasi jumlah penumpang Whoosh hingga siang hari berada di kisaran 370–400 penumpang.

Eva mengatakan jumlah tersebut setara dengan okupansi harian sekitar 65 persen, atau meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode keberangkatan pada pekan sebelumnya.

“Nah, kalau kita bandingkan dengan Selasa minggu lalu, memang untuk hari ini kita melihat okupansi per KA itu sekitar 65 persen. Biasanya itu hanya di kisaran 45–50 persen,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Halim, Selasa (28/4/2026).

Sementara itu, untuk operasional LRT Jabodebek, berdasarkan data hingga pukul 16.30 WIB, sebanyak 9.023 pengguna berangkat dari Stasiun Jatimulya pada Selasa (28/4/2026). Jumlah tersebut meningkat 45 persen dibandingkan Senin (27/4/2026) yang tercatat sebanyak 6.224 pengguna.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement