Bahlil juga mengatakan bahwa, dengan penataan pertambangan ini, pendapatan negara dibidik lebih besar daripada sebelumnya. Sebab, selama ini profitabilitas dari hasil tambang yang dikeruk industri tidak signifikan kembali ke kas negara.
"Tetap konsesi, tetapi kita akan mengoptimalkan untuk pendapatan agar seimbang dengan negara. Dan negara harusnya akan mendapatkan porsi yang lebih besar," tutur Bahlil.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.