Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tingkatkan Investasi China Masuk RI, Bisa Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 13 Mei 2026 |11:00 WIB
 Tingkatkan Investasi China Masuk RI, Bisa Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi
Tingkatkan Investasi China Masuk RI, Bisa Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - China masih menjadi penyumbang investasi terbesar ketiga di Indonesia dalam kuartal I-2026. Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi asal China mencapai USD2,2 miliar atau setara Rp38 triliun.

Angka ini meningkat 22 persen dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya, dengan hampir separuh realisasi investasi itu mengalir ke industri hilirisasi.

Peningkatan investasi ini tidak terlepas dari iklim investasi hingga kemudahan berusaha. Selain itu, pihak swasta juga menjembatani para pemodal asal China untuk berinvestasi di Indonesia. Salah satu pelaku bisnis swasta di Indonesia, Qavah Group, melalui anak perusahaannya, PT Samyang Indonesia untuk meningkatkan investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI).

Sebagai jembatan, Qavah Group memberikan dukungan komprehensif mulai dari pengurusan perizinan Penanaman Modal Asing (PMA), penyediaan akses ke mitra lokal yang kredibel, hingga pemenuhan berbagai kebutuhan operasional bisnis lainnya.

“Fokus utama kami adalah bagaimana kolaborasi strategis ini dapat memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional, terutama dalam menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Indonesia," kata Vice President Qavah Group Hasim Habibi dikutip dari keterangan resmi, Rabu (13/5/2026).

Investasi China

 

Untuk mendongkrak nilai investasi langsung itu, Qavah Group menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) strategis dengan Xinhua News Agency di sela-sela ajang World Brand Moganshan Summit 2026.

Kerja sama ini menandai babak baru bagi Qavah Group dalam memfasilitasi ekspansi investor China ke pasar Indonesia.

“Kami hadir untuk memastikan para investor China mendapatkan akses yang mudah namun tetap sepenuhnya patuh (compliant) terhadap regulasi pemerintah Indonesia,” ucapnya.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan sektor-sektor industri kunci dan mempererat hubungan ekonomi bilateral antara Indonesia dan China.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement