JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan bandara di Sumatera tetap siaga dan beroperasi di tengah gangguan listrik di sejumlah wilayah Sumatera sejak Jumat malam, 22 Mei 2026.
Regional CEO III InJourney Airports, Dwi Ananda Wicaksana, menjelaskan suplai listrik bandara-bandara di Sumatera saat ini didukung langsung oleh PLN dan genset. Bandara InJourney Airports di Sumatera yang telah mendapat suplai listrik dari PLN adalah Sultan Thaha Jambi, Depati Amir Pangkal Pinang, Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Radin Inten II Lampung, Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, H.A.S. Hanandjoeddin Belitung, Fatmawati Soekarno Bengkulu, dan Minangkabau Padang.
“Malam ini, walaupun seluruh bandara sudah berada di luar jam operasi, namun tetap siaga. Kelistrikan di sejumlah bandara di Sumatera saat ini sudah mendapat suplai dari PLN, dan sebagian bandara masih didukung genset,” ujar Dwi Ananda Wicaksana, Sabtu (23/5/2026).
Sementara itu, bandara yang masih didukung genset untuk kelistrikan adalah Sultan Iskandar Muda Aceh, Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, dan Sisingamangaraja XII Silangit. Dwi Ananda Wicaksana menuturkan seluruh bandara di Sumatera saat ini tetap siap melayani penerbangan.
Sebelumnya, PT PLN (Persero) melaporkan insiden mati listrik serentak di Pulau Sumatera yang berdampak pada 13,1 juta pelanggan. Hingga Sabtu (23/5) pukul 10.00 WIB, sekitar 8,3 juta pelanggan telah berhasil dipulihkan, sehingga masih ada 4,8 juta pelanggan yang tengah dalam proses pemulihan.
Pemulihan dilakukan secara simultan mulai dari transmisi, gardu induk, hingga pembangkit di sistem kelistrikan Sumatera. Untuk mendukung proses tersebut, PLN menerjunkan ratusan personel yang bekerja 24 jam di berbagai wilayah terdampak, mulai dari Jambi, Sumatra Barat, Riau, Sumatera Utara, hingga Aceh.
Darmawan Prasodjo menjabarkan, hingga Sabtu (23/5) pukul 10.00 WIB, lebih dari 3.192 MW pasokan listrik telah berhasil disalurkan dari total 5.334 MW yang sebelumnya terdampak. Selain itu, sebanyak 157 gardu induk dari total 176 gardu induk terdampak telah kembali beroperasi. Dengan demikian, sebanyak 8.351.670 pelanggan terdampak juga kembali mendapatkan pasokan listrik.
“Saat ini seluruh petugas dan tim teknis PLN bekerja penuh selama 24 jam di lapangan. Proses pemulihan terus berjalan dan kami all out agar pasokan listrik kepada masyarakat dapat segera pulih kembali secara bertahap dan aman,” ujar Darmawan dalam sesi konferensi pers, Sabtu (23/5/2026).
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.