Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bank Mandiri Raup Laba Bersih Rp18,1 Triliun per April 2026

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 26 Mei 2026 |11:00 WIB
Bank Mandiri Raup Laba Bersih Rp18,1 Triliun per April 2026
Bank Mandiri (Foto: Okezone)
A
A
A

Laju pembiayaan ini diklaim berhasil melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional, dengan porsi terbesar dialokasikan ke sektor-sektor produktif dari skala korporasi besar hingga pelaku usaha mikro.

Di lini penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mandiri terkerek naik 16,6 persen YoY menjadi Rp1.650 triliun dari posisi April tahun lalu yang sebesar Rp1.415 triliun.

Pertumbuhan dana murah ini ditopang oleh kinerja dua platform digital andalan perseroan, yakni Livin' by Mandiri di segmen ritel dan Kopra by Mandiri di segmen wholesale.

"Sinergi yang terintegrasi secara digital tersebut memungkinkan nasabah bertransaksi secara cepat, mudah, dan menyeluruh dalam satu ekosistem layanan keuangan," ungkap Novita.

Manajemen memastikan bahwa agresivitas ekspansi bisnis ini tetap diimbangi dengan penerapan prinsip kehati-hatian (prudent) yang ketat guna membentengi kualitas aset dari potensi risiko kredit bermasalah.

"Diversifikasi sumber pendapatan dan disiplin pengelolaan risiko terus kami jaga untuk memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di tengah situasi yang menantang," imbuh Novita.

Menatap prospek bisnis ke depan, Bank Mandiri menegaskan komitmennya untuk terus menjadi motor penggerak agenda prioritas pemerintah. Perseroan telah menyiapkan ruang likuiditas untuk menyukseskan berbagai program strategis nasional, seperti penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan penguatan program hilirisasi.

Selain itu, Bank Mandiri juga bersiap mengawal implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), memperluas jaringan pembiayaan UMKM, hingga melakukan pemberdayaan ekonomi pedesaan melalui wadah koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) demi menciptakan lapangan kerja baru.

"Bank Mandiri akan terus menghadirkan layanan finansial yang nyaman, andal, dan menyeluruh, serta memperkuat ekosistem yang mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional," pungkas Novita.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement