Ara memberikan apresiasi atas performa BRI yang mampu menguasai lebih dari separuh pangsa pasar nasional. Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa ekosistem pembiayaan rakyat berjalan sesuai rencana pemerintah.
"Realisasi KPP dari Bank Rakyat Indonesia mencapai 54 persen dari realisasi nasional. Ini terbesar dari semua bank sehingga saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Dirut karena ini menggerakkan ekonomi luar biasa," ungkap Ara.
Luasnya jangkauan geografis Indonesia menuntut sistem distribusi pembiayaan yang tidak hanya besar dari sisi nilai, tetapi juga merata secara kewilayahan. Perseroan memastikan seluruh jaringan kantor di berbagai daerah telah diinstruksikan untuk melayani nasabah perumahan tanpa terkecuali.
Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat di wilayah terpencil memiliki kesempatan yang sama untuk memiliki rumah melalui skema subsidi pemerintah. Pemerataan akses keuangan menjadi prioritas utama agar dampak ekonomi dari program perumahan dapat dirasakan hingga tingkat akar rumput.
"Kami punya wilayah luas dari Sabang sampai Merauke dengan lebih dari 7.500 cabang. Artinya, pemerataan ini harus terjadi dan dijalankan sesuai sebaran titik cabang kami sehingga nasabah bisa mendatangi kantor kami di mana-mana," tutur Hery.