JAKARTA - Pelaku industri, investor, akademisi, hingga pembuat kebijakan meninjau langsung perkembangan ekosistem hilirisasi nikel di area pertambangan Weda Bay Nickel, Maluku Utara. Mereka meninjau mulai dari fasilitas pengolahan nikel, fasilitas pengelolaan lingkungan, pusat riset dan pengembangan, hingga rantai nilai bahan baku baterai kendaraan listrik yang terintegrasi dalam satu kawasan industri.
Kawasan ini disiapkan menjadi referensi global bagi praktik responsible downstreaming di tengah meningkatnya tuntutan pasar terhadap rantai pasok mineral kritis yang berkelanjutan.
Berdasarkan data terbaru U.S. Geological Survey (USGS), Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia pada 2026, yakni sebesar 62 juta ton atau setara sekitar 44,3 persen dari cadangan global. Sekitar 90 persen cadangan tersebut berada di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara. Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap keberlanjutan rantai pasok mineral kritis, Maluku Utara semakin menunjukkan perannya sebagai contoh bagaimana hilirisasi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjawab tuntutan lingkungan, sosial, dan tata kelola yang semakin tinggi.
Ketua Komite Bilateral UK dan Irlandia Kadin Indonesia, Ahmad Fikri Susanto, menyampaikan bahwa investor dan pembeli global kini ingin melihat lebih dari sekadar volume produksi. Mereka ingin memahami bagaimana rantai pasok dikelola, bagaimana lingkungan dijaga, dan bagaimana masyarakat turut merasakan manfaat pembangunan.
"Upaya membangun kepercayaan kini menjadi sama pentingnya dengan membangun kapasitas produksi itu sendiri," ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Sementara itu, Vice Chair for International Affairs Kadin Indonesia, Bernardino Vega, menilai bahwa standar keberlanjutan kini semakin memengaruhi keputusan investasi dan akses pasar bagi industri mineral global.
“Semakin banyak dana investasi yang menerapkan kriteria ESG sehingga kepatuhan terhadap standar keberlanjutan menjadi salah satu prasyarat utama dalam pengambilan keputusan investasi. Respons pasar terhadap hal ini terlihat jelas.
Investasi di sektor pengolahan mineral Indonesia meningkat 208 persen antara 2019 hingga 2022, dari US$3,56 miliar menjadi US$10,96 miliar. Peran Kadin Indonesia adalah memastikan pelaku usaha nasional memahami dengan jelas standar dan ekspektasi yang terus berkembang tersebut, serta membantu mereka beradaptasi lebih awal. Pada akhirnya, perusahaan yang mampu menunjukkan praktik pertambangan yang baik serta kinerja ESG yang kredibel dan dapat diverifikasi adalah perusahaan yang akan memperoleh investasi jangka panjang dan akses yang lebih strategis ke pasar global.”
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan bahwa pada tahun lalu ekonomi Maluku Utara tumbuh sekitar 34 persen secara tahunan. Sementara itu, pada kuartal I 2026 pertumbuhan ekonomi daerah tersebut mencapai 19,64 persen, tertinggi di Indonesia. Sebagian besar pertumbuhan tersebut ditopang oleh industri hilirisasi, khususnya sektor nikel.
"Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa hilirisasi telah menciptakan nilai tambah yang nyata bagi daerah," ujarnya.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan pengawasan lingkungan, transparansi, serta keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan industri agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.
“Lima puluh tahun dari sekarang, Maluku Utara tidak boleh hanya dikenal karena nikel yang diambil dari tanahnya, tetapi karena nilai yang berhasil kita tinggalkan bagi masyarakatnya,” ujar Sherly.
Perkembangan tersebut menjadi latar belakang penyelenggaraan North Maluku Sustainability Trip yang mempertemukan para pemangku kepentingan nasional dan internasional untuk melihat secara langsung bagaimana pertumbuhan industri berjalan berdampingan dengan agenda keberlanjutan. Kunjungan ini dihadiri oleh berbagai organisasi yang memiliki peran penting dalam pengembangan standar keberlanjutan sektor mineral global, termasuk Nickel Institute, International Council on Mining and Metals (ICMM), Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA), Global Battery Alliance, Glencore, GIZ, akademisi, serta berbagai asosiasi industri lainnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.