Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menko Zulhas Sebut 40.000 Koperasi Merah Putih Beroperasi Oktober 2026 

Taufik Fajar , Jurnalis-Minggu, 05 Juli 2026 |13:40 WIB
Menko Zulhas Sebut 40.000 Koperasi Merah Putih Beroperasi Oktober 2026 
Menko Zulhas (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan sebanyak 40.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih atau KDMP ditargetkan rampung dalam waktu dekat dan segera beroperasi pada Oktober 2026.

"Sekarang fokus kita selesaikan. Saya sudah rapat dengan badan dan seluruh kementerian terkait, fokus tahun ini untuk 40 ribu. Bahkan bisa sampai 36 ribu lebih. Tapi, kita kemungkinan cadangkan sampai Rp40 ribu tahun ini," ujar Zulhas ujarnya dikutip Minggu (5/7/2026).

Zulhas menekankan, pemerintah sejauh ini memfokuskan pembangunan KDMP selesai September 2026, dan pada Oktober tahun ini sudah mulai jalan melayani masyarakat guna menciptakan perputaran ekonomi di tingkat desa.

"Fokus biar jalan, biar bagus, nanti tahun depan, kita lihat perkembangan seperti apa, merespons target KDMP dari rencana semula dibangun 80.000 Kopdes Merah Putih tersebut," jelasnya.

Zulhas menambahkan ke depan berbagai bantuan pemerintah dipusatkan di KDMP agar lebih terintegrasi seperti Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH), alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga layanan kebutuhan masyarakat.

 

"Jadi nanti PKH, bantuan alsintan dan semua kebutuhan pemerintah didrop (disimpan) ke kopdes. Dari kopdes membagikan ke masyarakat. Ada juga bayar listrik, telepon nanti bisa di kopdes. Yang subsidi pupuk, gas juga dijual di kopdes," katanya. 

Selain menjadi pusat distribusi kebutuhan dan layanan, KDMP tersebut diproyeksikan sebagai offtaker atau sebagai pembeli langsung dari hasil produksi pertanian dan perkebunan masyarakat. 

Melalui sistem ini, pemerintah ingin memastikan petani maupun nelayan mendapatkan harga layak.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement