Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasokan BBM di Medan Berangsur Normal, Distribusi Dipercepat 24 Jam

Feby Novalius , Jurnalis-Sabtu, 18 Juli 2026 |14:10 WIB
Pasokan BBM di Medan Berangsur Normal, Distribusi Dipercepat 24 Jam
Operasional distribusi BBM di wilayah Sumatra Utara, khususnya Kota Medan, dipastikan kembali normal. (Foto :Okezone.com/Elnusa)
A
A
A

JAKARTA - Operasional distribusi BBM di wilayah Sumatra Utara, khususnya Kota Medan, dipastikan kembali normal. Kelancaran penyaluran energi dilakukan sesuai penugasan dari PT Pertamina Patra Niaga.

Berbagai langkah percepatan operasional telah dijalankan guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi serta menjaga ketahanan energi nasional. Peningkatan konsumsi BBM seiring kembali normalnya aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan dan perkantoran, sempat menyebabkan meningkatnya kebutuhan pasokan di sejumlah SPBU.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha Elnusa Tbk (ELSA), melakukan penguatan kapasitas distribusi melalui penambahan armada, personel operasional, serta optimalisasi pengendalian distribusi secara real-time.

Dalam mendukung percepatan distribusi, perusahaan menambah jumlah armada operasional melalui skema spot charter sehingga jumlah mobil tangki yang siap beroperasi meningkat menjadi 176 unit. Jumlah tersebut juga mencakup mobil tangki tambahan dari Jakarta maupun lokasi lain yang tiba secara bertahap guna memperkuat kapasitas angkut di wilayah Sumatra Utara.

Dari sisi sumber daya manusia, perusahaan menambah 41 Awak Mobil Tangki (AMT) dari berbagai wilayah operasional serta mendapat dukungan personel TNI sebagai pengemudi bantuan sehingga total jumlah AMT menjadi 711 personel. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan aman, lancar, dan tepat waktu di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.

Optimalisasi distribusi juga dilakukan melalui pemantauan armada secara real-time oleh Road Traffic Control (RTC) serta seluruh tim operasi, baik yang berada di lapangan maupun di pusat. Pengawasan tersebut difokuskan pada pengendalian Round Trip Hour (RTH) mobil tangki agar perputaran armada semakin cepat dan efektif sehingga kapasitas penyaluran BBM dapat terus ditingkatkan.

Selain itu, perusahaan juga mempercepat penanganan armada yang mengalami gangguan melalui penguatan dukungan teknis, penambahan mekanik dari ATPM, penguatan ketersediaan suku cadang, serta penyediaan stok ban siap pakai untuk mempercepat proses perbaikan armada.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement