Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekspor RI ke Peru Terus Menguat, Surplus  Capai USD358 Juta

Tangguh Yudha , Jurnalis-Sabtu, 18 Juli 2026 |17:05 WIB
Ekspor RI ke Peru Terus Menguat, Surplus  Capai USD358 Juta
Kerja sama dagang antara Indonesia dan Peru terus menunjukkan tren positif. (Foto: okezone.com/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan kerja sama dagang antara Indonesia dan Peru terus menunjukkan tren positif. Disebutkan, pada periode Januari-Mei 2026, ekspor Indonesia ke Peru mencapai USD225,77 juta, sementara impor dari Peru sebesar USD38,24 juta sehingga Indonesia membukukan surplus perdagangan sebesar USD187,53 juta.

Sementara itu, sepanjang 2025, nilai ekspor Indonesia ke Peru tercatat sebesar US$462,97 juta, sedangkan impor dari Peru mencapai US$104,44 juta. Kondisi tersebut menghasilkan surplus perdagangan Indonesia sebesar US$358,54 juta.

“Selama 2021-2025, total perdagangan bilateral Indonesia dan Peru tumbuh 5,51 persen, dengan tren ekspor meningkat 4,60 persen dan tren surplus perdagangan sebesar 2,42 persen. Hal ini menunjukkan produk Indonesia telah memiliki daya saing di pasar Peru,” kata Mendag Busan dikutip Sabtu (18/9/2026).

Ia menjelaskan, struktur perdagangan kedua negara bersifat saling melengkapi sehingga tidak menimbulkan persaingan langsung dengan industri dalam negeri.

Produk ekspor utama Indonesia ke Peru meliputi kendaraan bermotor dan suku cadang, alas kaki, serta peralatan pendingin. Sementara itu, impor utama Indonesia dari Peru berupa biji kakao, pupuk mineral, dan berbagai komoditas pertanian.

Busan menilai, Indonesia-Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement (IP-CEPA) menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar ekspor Indonesia ke kawasan Amerika Latin.

Menurutnya, Peru memiliki posisi penting sebagai pintu masuk strategis produk Indonesia ke pasar Amerika Selatan, sekaligus akses ke Pacific Alliance dan Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) dengan total populasi mencapai 649 juta jiwa.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement