Meski demikian, ia menegaskan ambisi tersebut tidak boleh mengesampingkan prinsip dasar industri penerbangan. Keselamatan, sertifikasi, kompetensi operator, sistem pemeliharaan, dan kesiapan infrastruktur harus dipenuhi sebelum eVTOL dapat dioperasikan secara komersial.
"Teknologinya boleh berkembang, tetapi prinsip penerbangan tetap sama. Keselamatan harus menjadi fondasi utama sebelum kita berbicara mengenai skala operasi dan jumlah armada," tegas Denon Prawiraatmadja.
Dia mendorong agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar tujuan bagi produsen eVTOL global, tetapi juga ikut membangun model operasi, infrastruktur, pembiayaan, dan ekosistem yang sesuai dengan kebutuhan negara kepulauan.
Layanan eVTOL juga perlu terhubung dengan bandara, transportasi darat, kawasan bisnis, dan platform digital agar perjalanan penumpang dapat berlangsung secara terintegrasi dari titik awal hingga tujuan akhir.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.