Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cimahi Tetapkan Status Kekeringan hingga 30 September, Air Bersih Dikirim Dua Kali Seminggu

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Selasa, 28 Juli 2026 |12:05 WIB
Cimahi Tetapkan Status Kekeringan hingga 30 September, Air Bersih Dikirim Dua Kali Seminggu
Kementerian Pekerjaan Umum mendistribusikan air bersih ke Kota Cimahi, Jawa Barat. (Foto: Okezone.com/PU)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum mendistribusikan air bersih ke Kota Cimahi, Jawa Barat, pascapengumuman Keputusan Wali Kota Cimahi Nomor 360/Kep.1530-BPBD/2026 tentang Status Siaga Darurat Kekeringan hingga 30 September 2026.

Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Barat, M. Reva Sastrodiningrat, menjelaskan distribusi air bersih dilakukan dua kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa dan Jumat, dengan menjangkau enam titik pelayanan yang tersebar di empat RW.

"Sebanyak lima unit mobil tangki air dengan kapasitas masing-masing 4.000 liter dikerahkan pada setiap distribusi. Dengan demikian, total air bersih yang disalurkan mencapai 20.000 liter per pengiriman atau sekitar 40.000 liter per minggu," ujar Reva, Selasa (28/7/2026).

Kondisi kekeringan di wilayah tersebut dipicu oleh kemarau panjang yang menyebabkan menurunnya ketersediaan air tanah dangkal yang selama ini menjadi sumber utama masyarakat. Warga sebelumnya hanya mengandalkan sumur, sementara jaringan pelayanan PDAM belum menjangkau kawasan terdampak sehingga ketergantungan terhadap air tanah menjadi sangat tinggi.

Distribusi bantuan dilakukan melalui tiga titik utama yang melayani empat RW di Kelurahan Leuwigajah yang menjadi prioritas karena merupakan wilayah dengan tingkat kekeringan paling tinggi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement