Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Orang Kaya Bisa Dapat Modal Besar dari Kenaikan Harga Emas, Begini Caranya

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 30 Juli 2026 |10:50 WIB
Orang Kaya Bisa Dapat Modal Besar dari Kenaikan Harga Emas, Begini Caranya
Modal Besar dari Kenaikan Harga Emas (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Memasuki kuartal ketiga tahun 2026, ketahanan ekonomi Indonesia menunjukkan performa yang solid. Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P) baru saja mempertahankan peringkat kredit Republik Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil, didorong oleh kuatnya permintaan domestik dan aktivitas investasi yang terus meningkat.

Namun, di sisi lain, ketidakpastian geopolitik global yang terus berlanjut telah memicu lonjakan harga komoditas safe haven, terutama emas perhiasan dan logam mulia, yang tercatat menjadi salah satu kontributor utama inflasi inti nasional pada pertengahan tahun ini.

Situasi kenaikan harga emas ke level tertinggi sepanjang sejarah ini bertepatan dengan periode evaluasi kinerja keuangan Semester I (mid-year financial audit) bagi para pelaku usaha.

Banyak pemilik bisnis dan kalangan High Net Worth Individuals (HNWI) kini dihadapkan pada tantangan untuk mengoptimalkan portofolio investasi mereka guna mengamankan modal kerja tambahan pada paruh kedua tahun 2026, tanpa harus kehilangan momentum pertumbuhan nilai dari aset-aset fisik premium yang mereka miliki.

Dalam manajemen kekayaan modern, menjual aset yang nilainya sedang menguat secara konsisten dinilai kurang taktis.

Emas dan jam tangan mewah Swiss dari manufaktur seperti Patek Philippe, Audemars Piguet, atau Rolex berbahan emas kuning maupun rose gold merupakan aset yang memiliki ketahanan luar biasa terhadap inflasi.

Menjualnya demi kebutuhan likuiditas jangka pendek berarti melepaskan potensi keuntungan finansial jangka panjang.

Direktur Lesca Gadai Premier Bastian Purnama menjelaskan bahwa kuartal ketiga tahun 2026 ini menjadi momentum krusial bagi para nasabah premium untuk menyikapi kenaikan harga instrumen safe haven.

"Kenaikan harga emas perhiasan dan logam mulia di pasar global saat ini adalah kesempatan emas bagi para kolektor dan pengusaha. Melalui skema pendanaan berbasis aset (asset-backed lending) yang kami tawarkan, mereka dapat memanfaatkan nilai laten dari koleksi premium tersebut secara maksimal," katanya dalam keterangannya, Jakarta,  Kamis (30/7/2026).

 

"Mereka bisa mendapatkan suntikan modal kerja miliaran rupiah berdasarkan taksiran harga pasar terkini yang sedang tinggi, namun aset fisik mereka tetap utuh di bawah kepemilikan mereka," sambungnya.

Lesca Gadai Premier memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan alternatif inovatif melalui program optimalisasi portofolio tengah tahun. 

Melalui solusi finansial ini, pemilik aset mewah seperti jam tangan high-end berlapis emas, perhiasan berlian, dan logam mulia dapat memanfaatkan apresiasi nilai (capital appreciation) aset mereka untuk dicairkan menjadi modal kerja segar yang sangat likuid.

Pihaknya menerapkan proses transaksi yang ringkas namun tetap mengedepankan aspek keamanan dengan layanan dirancang untuk memberikan efisiensi dan kenyamanan maksimal, dimulai dari tahap konsultasi serta kesepakatan awal yang dapat dilakukan secara praktis melalui platform daring dan WhatsApp. 

Setelah tercapai kesepakatan awal, nasabah dapat menyerahkan asetnya secara langsung atau memanfaatkan layanan penjemputan khusus dari Lesca Gadai Premier guna membawa barang berharga tersebut ke pusat penilaian resmi untuk pengecekan lebih lanjut. 

Seluruh proses logistik ini ditangani oleh tim operasional yang profesional guna memastikan aspek keamanan aset tetap terjaga dengan ketat selama perjalanan menuju tempat pengecekan Lesca Gadai Premier. 

Begitu rangkaian pemeriksaan teknis selesai dan kondisi aset dinyatakan valid, proses pencairan dana dengan nominal yang signifikan hingga miliaran rupiah dapat segera dieksekusi secara cepat dan aman.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement